Tags : Akhlak

Ingin Terkesan Canggih

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Kira-kira setahun lalu, saya mengejar matakuliah fikih ibadah di kampus kami. Ada mahasiswa yang menghadap saya dengan menyodorkan makalah yang akan dia presentasikan dalam tema “Waktu-waktu shalat”. Dalam sesi tatap muka itu, jadwalnya adalah membahas bagaimana penentuan waktu shalat yang benar. Dengan bangga, mahasiswa tersebut bercerita bahwa dia membuat makalah berdasarkan penemuan terkini. […]Read More

Kenapa Imannya Orang Alim Tak Tertandingi?

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa imannya seorang yang alim memiliki kedudukan yang tinggi atau tak tertandingi dibanding seorang yang saleh. Mengapa bisa demikian? Ulama kharismatik asal Rembang Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjelaskan hal itu dikarenakan imannya seorang yang alim didasarkan pada cintanya kepada Allah. Sementara orang saleh atau […]Read More

Mutiara Bijak Gus Mus: Akhlak Bisa Menutupi Kekurangan Ilmu

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Sebagai seorang ulama yang terkenal dengan welas asihnya, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) kerap membagikan mutiara-mutiara bijak melalui akun media sosialnya. Diantara mutiara bijak yang diunggah oleh pimpinan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang itu adalah mengenai kedudukan tinggi akhlak. Gus Mus menjelaskan salah satu kedudukan tinggi akhlak adalah mampu melampaui […]Read More

Dunia Itu Mengejar Orang yang Menghindarinya

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Dalam kitab Tadzkiratul Huffazh, Imam Adz Dzahabi menulis, Al Hafizh Abu Ishaq Al Habbal bercerita: “Suatu hari aku duduk bersama Abu Nashr as Sijzi. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Aku bangkit untuk membukakannya. Ternyata yang datang seorang perempuan. Tanpa basa-basi ia mengeluarkan sebuah kantong berisi uang seribu dinar. Uang itu ia letakkan […]Read More

Pentingnya Kejujuran Ilmiah

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Saya sering bertanya-tanya kenapa ya akun-akun wahabi kalau menuduh dusta tidak langsung di postingan yang dianggap dusta lalu buktikan bahwa itu benar-benar dusta? Sukanya nulis di lapaknya sendiri, bilangnya saya dusta, kawan saya dusta, pokoknya yang tak sesuai dengan pikirannya disebut dusta tanpa ada bukti validnya. Postingan saya semua bersifat publik dan semua […]Read More

Dawuh Gus Mus Tentang Sikap Hamba Beriman

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Mustofa Bisri atau bisa dikenal dengan Gus Mus menjelaskan tentang bagaimana sikap seorang hamba yang beriman. Gus Mus mengungkapkan bahwa salah satu ciri yang melekat pada diri seorang hamba yang beriman adalah selalu ingat kepada Allah SWT dalam kondisi apapun. Misalnya saat seseorang tersebut […]Read More

Mengenal Adab Berjabat Tangan dalam Islam

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Berjabat tangan merupakan hal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Meski demikian, menurut Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar ada tata cara dalam berjabat tangan. Lantas seperti apa adab berjabat tangan dalam Islam? Kiai Miftach menjelaskan bahwa yang pertama adalah berjabat tangan hanya dibolehkan sesama jenis, pasangan suami istri, […]Read More

Habib Ja’far: Kemiskinan Abadi adalah Selalu Merasa Kurang

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Pendakwah milenial, Habib Husein Ja’far Hadar atau bisa dikenal dengan Habib Ja’far menjelaskan bahwa salah satu ciri-ciri orang yang sedang mengidap kemiskinan akut adalah mereka yang dalam hidupnya selalu merasa kurang. Menurut Habib Ja’far, orang yang selalu merasa kurang dan kurang, sehingga hidupnya merasa tidak tenang disebutnya sebagai bentuk kemiskinan yang abadi. […]Read More

Standarnya Akhlak

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Ada yang mengaku atau dianggap sebagai wali, melakukan hal-hal di luar kebiasaan. Mengaku atau dianggap sebagai alim, memiliki ijazah dan karya yang banyak. Pada akhirnya untuk menilai apakah ia layak diikuti atau tidak standarnya tetap akhlak dan kepatuhannya kepada syariat. Suatu ketika Abu Yazid al-Busthami berkata pada salah seorang muridnya, “Ayo kita […]Read More

Bermazhab Iya Boleh, Tapi Jangan Kebablasan

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Satu hal penting yang mesti menjadi prinsip seorang muslim adalah siap menerima kebenaran walaupun datang dari orang yang berbeda pandangan dengan kita. Perbedaan sudut pandang, pola berpikir, pendapat dalam masalah furu’ dan sebagainya tidak boleh menjadi penghalang untuk melihat sisi kebenaran dalam pandangan yang disampaikannya. Meskipun ketelitian dan kehati-hatian tetap diperlukan, karena bisa […]Read More