Tags : Gus Baha

Penjelasan Gus Baha Perihal Lebih Utama Kerja daripada Menerima Tamu

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjelaskan bahwa secara kududukan bekerja lebih utama dari pada menerima tamu saat hari raya. Meski sama-sama baik keduanya, namun jika dinilai berdasarkan ibadah, maka menurut Gus Baha, memilih bekerja lebih utama dari pada menerima tamu di hari lebaran. “Memang termasuk […]Read More

Iman Tertinggi itu Iman Qada Qadar, Kenapa? Ini Penjelasan Gus

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik asal Rembang Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjelaskan bahwa iman paling tinggi adalah iman terhadap qada qadar. Kenapa? Begini penjelasan Gus Baha. Gus Baha menyebutkan bahwa salah satu bentuk kearifan dalam dalam diri manusia adalah ketika ia mampu belajar dari sebuah takdir yang diterimanya. “Jadi termasuk kearifan […]Read More

Gus Baha Sarankan Berbanyak Sedekah Selagi Masih Miskin, Kenapa?

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) memberikan saran agar memperbanyak melakukan sedekah selama kita posisi masih miskin. Mengapa demikian? Sebab saat masih miskin memberikan separuh apa yang dimiliki akan jauh lebih terasa ringan. Sebaliknya, jika sudah kaya raya, ia akan mikir beribu-ibu kali untuk mensedekahkan separuh kekayaannya. Untuk itu Gus Baha memberikam […]Read More

Sikap Nabi Hadapi Pemuda Problematik yang Hendak Masuk Islam

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menceritakan kebijaksanan Nabi Muhammad saat menghadapi pemuda problematik yang hendak masuk Islam. Kenapa pemuda itu dinilai problematik? Karena dia bersedia masuk Islam dengan syarat. Syarat yang diajukannyapun aneh. Ia mengaku akan bersedia masuk Islam, asalkan tetap diizinkan berzina. Si pemuda ini memang pada dasarnya […]Read More

Cara Jaga Kemajemukan, Gus Baha: Selesaikan Masalah dengan Tidak Marah-Marah

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) punya cara pandang tersendiri dalam menjaga kemajemukan di Indonesia. Menurut Gus Baha, salah satu cara merawat keberagaman yang ada Indonesia ini adalah dengan pendekatan yang ramah. Ia menyebut tidak semua masalah harus diselesaikan dengan cara marah-marah. Selain itu lanjut Gus […]Read More

Gus Baha Luruskan Logika Keliru Soal Buat Apa Shalat Jika

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Kerap dijumpai di masyarakat orang berkomentar tentang buat apa melakukan shalat lima waktu, jika kenyataannya masih suka melakukan maksiat. Atau apa artinya melakukan shalat jika masih gemar berbuat dosa dan lain sebagainya. Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) pernyataan tersebut merupakan pernyataan yang keliru dan […]Read More

Gus Baha: Islam Sangat Hati-Hati Menjaga Fitroh Pernikahan

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Kiai Nursalim al-Hafizh, dari Narukan, Kragan, Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) mengingatkan kepada para pasangan suami-istri untuk menjaga setiap perkataan. Menurutnya, dibanding hal-hal lain, urusan pernikahan telah diatur sedemikian detail dalam Islam. Dengan kata lain, Islam sangat berhati-hati dalam menjaga kesucian pernikahan. “Dalam kaidah […]Read More

Pesan Gus Baha agar Jadi Manusia Merdeka

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Dalam salah satu kesempatan pengajiannya, ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) berpesan agar kita bisa menjadi manusia merdeka. Yang dimaksud Gus Baha menjadi orang merdeka adalah menjadi pribadi yang tidak mudah diombang-ambing oleh orang yang berada di sekelilingnya. “Kamu jangan jadi orang yang mudah diombang ambingkan […]Read More

Gus Baha: Kebenaran Saja Bisa Diperdebatkan, Apalagi yang Batil

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik asal Rembang Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menegaskan bahwa dalam kebenaran saja masih bisa diperdebatkan, apalagi menyangkut masalah batil. Mengenai hal itu, Gus Baha punya cerita kalau dirinya sering berdebat sama banyak kiai mengenai hali itu. Ia mencontohkan soal kasus apakah setuju atau tidak jika para […]Read More

Gus Baha: Nyaman dengan Teman Adalah Nikmat Besar Allah

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan bahwa Allah SWT banyak memberikan nikmat besar, yang kadang luput dari perhatian manusia. Menurut Gus Baha dengan mengutip Imam Ghazali, salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada hambanya adalah diberikan rasa nyaman dengan teman, meskipun ia berbeda budaya. Bahkan […]Read More