Tags : hadis

Cara Membuktikan Fadilah Tarawih Sebagai Hadis

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta –  Imam Bukhari Hapal 300.000 hadis, yang ditulis tidak sebanyak yang beliau hapal. Imam Ahmad dalam satu riwayat hapal 1 juta hadis. Yang tercatat tidak sampai 50.000 dan seterusnya. Dan masih banyak ribuan hadis lainnya Memang betul. Tapi bagaimana cara hadis ini bisa sampai ke ulama yang hidup di tahun 1000 Hijriyah? Kalau […]Read More

Menggugat Penggunaan Atsar Sahabat tentang Tradisi

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Ini kali kedua saya mendapat teguran soal status di FB. Bukan lantaran banyak literasi justru karena hanya tahu dari ustadznya saja kemudian menyalahkan dalil yang saya bawakan, riwayat sahabat Ibnu Mas’ud (silahkan baca di status sebelum ini). Dan sepertinya saya membuat jawaban ini untuk yang terakhir bagi beliau. Kalau ulama Syafi’iyah jelas menerima […]Read More

Bolehkah Menambah Dzikir dari yang Dijelaskan dalam Hadits?

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Menarik menanggapi pertanyaan seorang jamaah, “Bolehkah kita menambah dzikir dari yang pernah disebutkan atau dilakukan oleh Nabi Saw? Misalnya, Nabi menjelaskan bahwa tasbih setelah shalat itu adalah 33 kali. Demikian juga dengan tahmid dan takbir. Nah, bolehkah kita menambahnya menjadi 40 kali atau lebih dari itu?” Saya coba searching masalah ini di YouTube. Diantara […]Read More

Mazhab Adalah Metodologi Berfikir Untuk Memahami Al-Qur’an dan Hadist

HIDAYATUNA.COM – Kita selalu mendengar bahwa kelompok Wahabi ini mengatakan “Kita hanya melakukan apa yang ada di Kitab dan  Sunnah (Al-Qur’an dan Hadist), Kita tidak melakukan kecuali apa yang Rasul katakan dll.” Ini adalah statemen yang selalu Wahabi gaungkan ketika berbicara agar orang awam terbawa dengan dakwah mereka. Maka saya tegaskan dalam tulisan ini bahwa […]Read More

Penilaian Terhadap Hadits Bersifat Ijtihadi

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Ada persepsi yang berkembang di sebagian orang bahwa ketika ulama hadits mengatakan: “Hadits ini shahih”, berarti hadits tersebut benar-benar telah diucapkan oleh Nabi Saw. Sebaliknya, ketika ulama hadits mengatakan: “Hadits ini tidak shahih” berarti hadits ini sama sekali tidak pernah diucapkan oleh Nabi Saw. Persepsi ini muncul karena kata ‘shahih’ artinya ‘benar’. […]Read More

Menyoal Hadits Perempuan sebagai Sumber Fitnah

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Dua kasus kriminal yang viral belakangan ini, memperparah stigmatisasi terhadap perempuan. Putri Cendrawati dalam kasus Sambo dan Agnes dalam kasus Dandy Rubicon, menempatkan perempuan sebagai sumber permasalahan. Hal ini diperkuat dengan kutiban-kutiban hadits misoginis yang melegitimasi posisi perempuan sebagai sumber fitnah. Banyak hadits yang secara literal memang mengesankan bahwa perempuan sebagai sumber […]Read More

Menyoal Hadis tentang Ramadhan: Sebuah Catatan untuk Ustadz Adi Hidayat

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Dalam sebuah grup WhatsApp, seorang tokoh masyarakat membagikan video Ustadz Adi Hidayat (UAH) tentang hadis yang diriwayatkan dari Salman al-Farisi r.a., yang awalnya: خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي آخِرِ يَوْمٍ مِنْ شَعْبَانَ فَقَالَ: أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ قَدْ أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيمٌ Artinya: “Di akhir bulan Sya’ban, Rasulullah Saw berkhutbah: “Wahai manusia, […]Read More

Korban Doktrin Satu Hadis

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Ada imam rawatib di sebuah masjid yang tanya ke saya apakah orang tua yang sudah wafat masih bisa mendoakan? Saya jawab bisa. Beliau ingin ada kajian khusus bab ini. Di slide saya tampilkan hadis berikut: فيعرض عليهم أعمالهم ، فإذا رأوا حسنا فرحوا و استبشروا ، و قالوا : هذه نعمتك على عبدك […]Read More

“Hubbul Wathan” Hadis Palsu?

HIDAYATUNA.COM – Saudara kita yang menolak apa pun yang berkaitan dengan nasionalisme, termasuk slogan Hubbul Wathan minal Iman adalah karena bercita-cita menegakkan khilafah. Mereka pasti menganggap nasionalisme sebagai salah satu penghalang. Terlalu maklum kalau slogan itu bukan hadis. Para pimpinan di NU berkali-kali sudah menyampaikan bahwa Hubbul Wathan minal Iman bukan hadis, bersamaan dengan mewabahnya syair […]Read More

Hadis Keutamaan Menyapa Lebih Dulu

HIDAYATUNA.COM – Menyapa terlebih dahulu memang hanya tindakan sederhana yang berdampak besar. Keutamaan dari tindakan ini telah dijelaskan dalam sebuah hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Dawud. Sudah menjadi kesunahan, untuk menyapa terlebih dahulu apabila bertemu dengan orang. Apalagi yang sudah kenal, mereka yang mengawali mengucapkan salam lebih dulu akan mendapat rahmat dari Allah. Berikut hadis […]Read More