Ma'ruf Khozin

Menambah-nambah dalam Ibadah

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Ulama kita menambah Sayyidina dalam salawat langsung disalahkan dan dianggap menambah syariat atau bidah. Juga bacaan istighfar setelah salat, bacaan zikir dan lainnya. Slogan mereka selalu: “Islam sudah sempurna, jangan ditambah satu dikurangi.” Mereka menyalahkan kita saat ini apa belum tahu kalau ada banyak sahabat juga nambah-nambah bacaan atau ibadah? Mari baca satu persatu: […]Read More

Masjid yang Mengakomodir Para Khatib

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Berawal di tahun 2017 saya diminta menggantikan jadwal khutbah KH Abdussomad Bukhari, Ketua MUI Jatim saat itu, untuk Khutbah di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya. Setelah masuk ke ruang tamu di dalam Masjid Al-Akbar perwakilan takmir bertanya kepada saya: “Pakai Bilal-Tongkat-Mimbar atau tidak?” Saya jawab tanpa ragu: “Enggih pakai.” Pihak takmir memberi penjelasan bahwa […]Read More

Adakah Zikir Tahlil Setelah Salat?

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Zikir setelah salat berdasarkan hadis sahih yang masyhur adalah: عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِى دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ فَتِلْكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ […]Read More

Meninggal di Perantauan

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Beberapa pekan ini mengaji Sahih Bukhari di Masjid Manarul Ilmi, ITS Surabaya, tiap Rabu Subuh telah sampai pada Bab Jenazah. Sudah lama kita jumpai ada jenazah yang dimakamkan di kampung halaman, dikumpulkan dengan area makam keluarga. Ada juga yang terkendala Kartu Keluarga yang sudah bukan lagi warga kampung tapi sudah menjadi warga Surabaya. […]Read More

Kumpul-kumpul Bersama untuk Berdoa

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Nahdliyyin kulturan ketika berkumpul akan saling mengajak dan saling bersambut untuk doa bersama atau tahlilan bagi keluarga yang sudah wafat. Tidak memandang tempat apakah di kampung atau perkotaan. Semalam, di sebuah kawasan perumahan bergengsi di Sidoarjo, saya menyertai bapak-bapak dan ibu-ibu yang mengamalkan tahlilan. Mereka dari berbagai unsur, suku, profesi dan keragaman […]Read More

Darah Setelah Bekam, Apakah Najis?

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Awalnya saya ikut donor darah, dua atau sampai tiga kali. Saya merasakan nyaman di tubuh. Tapi ketika akan mendonorkan lagi ternyata ditolak, karena darahnya tidak bagus. Setelah general check up hasilnya kolesterol agak mengkhawatirkan. Sejak saat itu saya coba ke Hijamah. Sebelum melakukan Hijamah atau bekam, saya tetap bertanya ke dokter dan […]Read More

Kesimpulan yang Kebablasan

HIDAYATUNA.COM , Yogyakarta – Berikut ini adalah sebuah catatan yang akan sedikit membincang mengenai kesimpulan yang kebablasan. Kesimpulan yang pertama yaitu kita ikut ulama yang membolehkan mengamalkan hadis daif, tapi kita dituduh pengamal hadis palsu. Kedua, kita ikut ulama yang membolehkan tawassul di makam, jika ada tata cara ziarah yang salah dari orang awam malah […]Read More

Korban Doktrin Satu Hadis

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Ada imam rawatib di sebuah masjid yang tanya ke saya apakah orang tua yang sudah wafat masih bisa mendoakan? Saya jawab bisa. Beliau ingin ada kajian khusus bab ini. Di slide saya tampilkan hadis berikut: فيعرض عليهم أعمالهم ، فإذا رأوا حسنا فرحوا و استبشروا ، و قالوا : هذه نعمتك على عبدك […]Read More

Salat di Kendaraan

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Saya pernah naik kapal besar dari Semarang ke Pontianak, Lawit namanya. Juga dari Surabaya ke Pontianak, seingat saya namanya Bukit Raya. Sudah dilengkapi dengan tempat salat yang luas, tempat bersuci juga memadai. Ada kompas saat kapal berubah haluan yang menyebabkan pergeseran arah kiblat, dan paling utama ada takmirnya yang memberi tahu dan memandu […]Read More

Siapa yang Pertama Kali Mengamalkan Haul?

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Saya pernah menghadiri haul Sayidah Khadijah, istri Nabi shalallahu alaihi wasallam. Penceramah haul tersebut adalah seorang Habib muda yang alim, Habib Mujtaba. Kemudian beliau menyampaikan hadis berikut: ما غِرْتُ علَى أحَدٍ مِن نِسَاءِ النَّبيِّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، ما غِرْتُ علَى خَدِيجَةَ، وما رَأَيْتُهَا، ولَكِنْ كانَ النَّبيُّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يُكْثِرُ ذِكْرَهَا، […]Read More