Panduan Memilih Jodoh dalam Islam Menurut Habib Ja’far

 Panduan Memilih Jodoh dalam Islam Menurut Habib Ja’far

Panduan Memilih Jodoh menurut Habib Ja’far (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Di dalam agama Islam, ada konsep memilih jodoh yaitu ada empat kriteria. Setelah kriteria itu sudah didapat, kemudian, dipilih dengan akal, ditentukan dengan hati.

Hal tersebut disampaikan oleh pendakwah kekinian, Habib Husein Ja’far Al-Hadar melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Selasa (26/04/2022).

“Dipilih dengan empat kriteria kata Nabi Muhammad SAW, yang pertama dinuha yaitu orang yang memiliki perilaku baik, agamanya baik. Yang kedua jamaluha, orangnya tampan. Ketiga itu maluha, orang kaya,” ungkap Habib Ja’far.

“Kita boleh memilih yang kaya agar kemudian ekonomi kita membaik,” imbuhnya.

Kriteria yang terakhir, kata Habib Ja’far adalah nashabuha yaitu keturunannya. Apakah gadis atau pria itu keturunan orang baik atau bukan. Itu bisa menjadi pertimbangan.

Ia menerangkan bahwa setelah dirasa cocok dengan kriteria yang dimaksud, maka seseorang boleh memilih.

“Setelah kriterianya dicocok kemudian ditentukannya dengan hati. Walaupun kaya, tampan, nasabnya baik, agamanya baik tapi kalau hati kita agak terlambat nggak baik juga,” kata Habib Ja’far.

Namun, kata Habib Ja’far, sebaiknya mencari jodoh perlu disesuaikan dengan kapasitas. “Kita boleh memilih jodoh kita sesuai kriteria yang disebutkan diawal, tapi juga harus bercermin juga,” pungkasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

eleven − six =