Mengaji Alquran di Makam Umi

 Mengaji Alquran di Makam Umi

UAH: Manajemen Pendidikan Islam Satu-Satunya Solusi Terbaik (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Abah saya lebih banyak meluangkan waktu ngaji di pondok Raudlatul Ulum 1. Untuk keluarga, kakak-kakak, saya dan adik mengaji ke umi.

Saya bisa mengaji Alquran karena ilmu dari umi, dan pahala ini sampai kepada beliau berdasarkan hadis:

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ، ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: «ﺇﻥ ﻣﻤﺎ ﻳﻠﺤﻖ اﻟﻤﺆﻣﻦ ﻣﻦ ﻋﻤﻠﻪ ﻭﺣﺴﻨﺎﺗﻪ ﺑﻌﺪ ﻣﻮﺗﻪ ﻋﻠﻤﺎ ﻋﻠﻤﻪ ﻭﻧﺸﺮﻩ …. »

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda: “Diantara amal ibadah dan kebaikan yang akan dibawa oleh orang Mukmin setelah meninggal adalah ilmu yang dia ajarkan dan ia sebarkan.” (HR Ibnu Majah)

Saya serasa belajar mengaji lagi kepada umi karena saya membaca awal Surah Baqarah. Sebab setelah jenazah dimakamkan memang dianjurkan membaca awal dan akhir Surat Baqarah seperti dalam riwayat hadis:

ﻭﻋﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﺮﺣﻤﻦ ﺑﻦ اﻟﻌﻼء ﺑﻦ اﻟﻠﺠﻼﺝ ﻗﺎﻝ: «ﻗﺎﻝ ﻟﻲ ﺃﺑﻲ: ﻳﺎ ﺑﻨﻲ، ﺇﺫا ﻣﺖ ﻓﺎﻟﺤﺪ ﻟﻲ ﻟﺤﺪا، ﻓﺈﺫا ﻭﺿﻌﺘﻨﻲ ﻓﻲ ﻟﺤﺪﻱ ﻓﻘﻞ: ﺑﺴﻢ اﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﻣﻠﺔ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﺛﻢ ﺷﻦ اﻟﺘﺮاﺏ ﻋﻠﻲ ﺷﻨﺎ، ﺛﻢ اﻗﺮﺃ ﻋﻨﺪ ﺭﺃﺳﻲ ﺑﻔﺎﺗﺤﺔ اﻟﺒﻘﺮﺓ ﻭﺧﺎﺗﻤﺘﻬﺎ، ﻓﺈﻧﻲ ﺳﻤﻌﺖ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ ﺫﻟﻚ»

ﺭﻭاﻩ اﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻓﻲ اﻟﻜﺒﻴﺮ، ﻭﺭﺟﺎﻟﻪ ﻣﻮﺛﻘﻮﻥ

Abdurrahman bin Ala’ bin Lajlaj berkata bahwa: “Ayahku berkata: Jika aku mati buatlah liang lahat. Jika tubuhku telah direbahkan maka bacalah Dengan nama Allah dan di atas agama Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. Lalu tutuplah tanah di atas kuburku. Bacakanlah di dekat kepalaku awal Surat Baqarah dan penutupnya. Sebab saya mendengar hal itu dari Rasulullah shalallahu alaihi wasallam” (HR Thabrani. Para perawinya dinilai terpercaya)

Ma'ruf Khozin

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *