Jamaah Haji 1444 H Diminta Antisipasi Serangan Heat Stroke

 Jamaah Haji 1444 H Diminta Antisipasi Serangan Heat Stroke

Kisah Kakek Kumpulin Uang Receh 30 Tahun untuk Haji (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Dokter Spesialis Saraf Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Anwas Nurdin mengingatkan kepada para jamaah haji yang akan mengikuti Ibadah Haji 1444 H untuk mengantisipasi serangan heat stroke.

Kewaspadaan bagi para jamaah haji ini dinilai penting, mengingat pelaksanaan ibadah haji tahun ini berlangsung di puncak musim panas.

Anwas Nurdin memperkirakan suhu di Arab Saudi saat musim haji, suhunya bisa mencapai 50 derajat celcius.

Suhu panas yang tinggi di Arab ini, disebutnya bisa berpotensi memicu serangan heat stroke kepada para jamaah haji, khususnya kepada para jamaah haji yang lanjut usia.

“Biasanya pada lanjut usia mudah sekali terkena heat stroke bisa diawali keluhan pusing, kepala sakit seperti terjadi disorientasi itu merupakan tanda-tanda awal heat stroke,” kata Anwas Nurdin dilansir dari Sindonews, Rabu (24/5/2023).

Lebih lanjut kata dia, berdasarkan data yang dihimpun, presentasi jemaah haji yang berpotensi terkena heat stroke sangat besar.

“Sekitar 60-70 persen jemaah haji terkena heat stroke tapi tidak berakibat fatal karena dapat ditangani,” jelasnya.

Ia menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh para jamaah haji terkait gejala heat stroke.

Di antaranya suhu tubuh panas, kejang-kejang, denyut jantung cepat, pusing yang berlebihan dan frekuensi napas yang sangat cepat. []

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *