Cancel Preloader

Film Pembantaian Muslim Bosnia Masuk Nominasi Penghargaan Oscar

 Film Pembantaian Muslim Bosnia Masuk Nominasi Penghargaan Oscar

Doa Rasulullah saat di makam (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Baru baru ini, ajang penghargaan film bertaraf internasional yakni Oscar memasukkan film pembantaian muslim Bosnia masuk sebagai nominasi. Film tersebut berjudul “Quo Vadis, Aida?”

Film ini sendiri mengisahkan tragedi memilukan dalam terkait kasus pembataian Srebrenica. Oscar memasukan film Bosnia ini ke dalam kategori Film Fitur Internasional.

Dalam siaran resminya pihak Oscar menjelaskan bahwa film pembantian muslim Bosnia itu akan akan bersaing dengan empat lainnya yang juga masu ke dalam nominasi yang sama.

Bagi yang pernah menonton film tersebut tentu akan melihat bagaimana kekejaman atau genosida terhadap umat Islam di negara Eropa Timur tersebut. Sutradara film “Quo Vadis, Aida?” yakni Jasmila Zbanic, menggambarkan awal mula pembantaian lebih dari 8 ribu pria dan anak laki-laki Muslim.

Pembantian ribuan muslim ini dilakukan oleh pasukan Serbia Bosnia melalui penerjemah wanita yang bekerja di pangkalan PBB di daerah Srebrenica. Yakni sebuah kota di Bosnia timur.

Penerjemah bernama Aida, diperankan oleh aktris Serbi Jasna Djuricic. Dikisahkan dirinya harus berjuang untuk menyelamatkan suami dan dua putranya.

Pada 2017, pengadilan kejahatan perang PBB di Den Haag memenjarakan Mladic seumur hidup karena dianggap bertanggung jawab atas konflik Bosnia. “Publik yang tidak memiliki pengetahuan tentang Srebrenica sebelumnya, sekarang akan melihat film ini dan tidak akan pernah bisa melupakan apa yang terjadi. Tentu, film ini sangat penting,” kata Zbanic dilansir dari Republika, Selasa (16/3/2021).

“Melalui ini, saya mencoba mengungkap bahwa lebih dari seribu orang dari Srebrenica masih belum ditemukan. Banyak “Aida” lain yang masih hidup, sedang menunggu temuan tulang anak mereka untuk menguburkannya,” sambungnya.

Presiden asosiasi Srebrenica, Munira Subasic, juga menggemakan komentar untuk karya Zbanic. Menurutnya nominasi Oscar kalini sangat penting karena selama 26 tahun terakhir pihaknya terus mencari kebenaran dan menunggu keadilan.

Dalam genosida tersebut banyak umat muslim yang kehilangan seorang putra dan suami dalam pembantaian tersebut bersama 22 kerabat dekat lainnya.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

fifteen + 16 =