Cancel Preloader

Petarung Muslim MMA Pecahkan Rekor di Kelas Welter UFC

 Petarung Muslim MMA Pecahkan Rekor di Kelas Welter UFC

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Petarung MMA Muslim Kamaru Usman kembali mencatatkan rekor baru setelah menang 13 kali secara beruntun. Dengan capaiannya itu, Usman telah memecahkan rekor legenda UFC Georges St-Pierre di Kelas Welter UFC.

Dalam pertarungan UFC 258, pada ronde pertama ia sempat terjatuh. Namun pada ronde ketiga secara mengejutkan ia justru membuat KO lawannya yakni Gilbert Burns.

Atas kemenangannya itu, secara otomatis Usman mempertahankan gelar juara di Kelas Welter UFC. Tidak hanya mempertahankan gelar, namun ia juga memperpanjang rekor 13 kali kemenangan secara beruntun.

Sebelumnya rekor ini dipegang oleh Georges St-Pierre. Tetapi dengan capaian yang ditorehkan Usman, ia mampu melampaui rekor Georges St-Pierre tersebut.

Sebagai diketahu Pierre sendiri adalah juara UFC Kelas Welter, ia dianggap salah satu petarung UFC terhebat sepanjang masa.

Namun setelah kemenangan Usman 13 kali beruntun, kini keduanya akan dihadapkan. Di mana Usman akan menantang Georges St-Pierre untuk bertarung di Octagon.

Dalam keterangannya, Usman mengatakan bertarung melawan Georges St-Pierre adalah impiannya. Hal itu karena Georges St-Pierre dinilainya sebagai salah satu petarung UFC Kelas Welter terbaik.

“Tentu saja, saya ingin Georges, tetapi saya tidak menginginkan Georges karena uang atau semacamnya.Seperti yang saya katakan, saya adalah seorang pesaing. Saya ingin Georges karena Georges petarung kelas atas. Georges masih bisa melakukannya. Saya melihatnya berlatih,” ujar Usman dilansir dari Sindo.

Georges St-Pierre saat ini berada di masa pensiun yang belum tahu kapan akan kembali ke octagon. Namun, Usman berharap ia mau memenuhi tantangannya.

“Georges masih bisa melakukannya. Jadi jika ada potensi pertarungan besar itu, jika Georges ingin kembali, tentu saja,” harapnya.

Georges St-Pierre pertama kali pensiun pada 2013 setelah mempertahankan gelarnya melawan Johny Hendericks, dalam pertahanan kesembilan berturut-turut. Dia kemudian kembali pada 2017 dan mengalahkan Michael Bisping untuk mahkota kelas menengah, tetapi gagal bertarung lagi, secara resmi mundur pada 2019.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

four × five =