DIMS: Cetak Generasi Penghafal al-Quran

 DIMS: Cetak Generasi Penghafal al-Quran
Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Surakarta – Abdul Khoiron selaku humas atau koordinator program dauroh tahfidz Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen, atau DIMS, mengungkapan bahwa kegiatan dauroh tahfidz ini bertujuan untuk mencetak generasi penghafal al-Quran dan juga generasi yang selalu dekat dengan al-Quran.

Terhitung 36 Santri SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (DIMS) yang mengikuti wisuda Program Daruroh Tahfidz 30 juz al-Quran di Auditorium Mohammad Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

“Untuk tahun ini kami mengirimkan 36 santri mengikuti program dauroh tahfidz selama 60 hari mampu menghafal 30 juz,” tutur Abdul Khoiron dalam siaran pers yang diterima oleh tim redaksi HIDAYATUNA.COM pada hari Senin (23/09/2019).

Abdul Khoiron juga turut mengungkapkan bahwa program dauroh tahfidz ini digelar sudah dalam angkatan yang ke-5 dari program tersebut.

“Selama 4 angkatan biasanya kami daurohkan di Kendal. Nah, untuk tahun ini kami daurohkan di Pesantren At-Thohiriyah Muhammadiyah,” ungkap Abdul Khoiron.

Selain itu, di sisi lain, Ali Rosyidhi selaku kepala sekolah memaparkan bahwa pelaksanaan dauroh tahfidz dilaksanakan selama 60 hari dengan target agar para santri mampu menghafal 30 juz al-Quran.

Para santri yang dikirim untuk mengikuti daurof tahfidz adalah para santri pilihan yang secara akademik juga telah memiliki keunggulan.

“Sehingga ketika tidak mengikuti KBM selama 2 bulan bisa segera menyesuaikan teman-temannya,” kata Ali Rosyidhi.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

four × 1 =