Utamakan Makan Dulu atau Salat? Ini Penjelasan Gus Mus

 Utamakan Makan Dulu atau Salat? Ini Penjelasan Gus Mus

Gus Mus (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Manakah yang perlu diutamakan antara makan dulu atau salat? Gus Mus, atau KH Ahmad Mustofa Bisri yang Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, menanggapi soal pertanyaan ini.

Gus Mus kemudian merujuk sebuah hadis yang diriwayatkan Hisyam  bin ‘Urwah. Gus Mus pun menyampaikan sebuah hadis yang berkenaan dengan hal tersebut.

“Diriwayatkan dari Hisyam bin ‘Urwah, beliau berkata: ‘Saya pernah mendengar Sayyidah Aisyah ra dari Kanjeng Nabi Muhammad saw, sesungguhnya Nabi Muhammad saw pernah berkata: ‘Ketika makan malam telah dihidangkan beriringan dengan iqamah salat, maka mulailah dengan makan malam,” kata Gus Mus, dilansir dari kanal YouTube Jimat Gus Mus, Kamis (6/1/2022).

Gus Mus menegaskan bahwa hal tersebut memiliki tujuan untuk membebaskan pikiran seseorang akan hal-hal yang berpotensi mengganggu konsentrasi ketika melaksanakan salat.

“Yang wajar saja lah, seperti umumnya manusia. Kalau makan dulu, nanti sudah tidak kepikiran. Selesaikan dulu. Kamu mau kencing, kencing dulu. Ingin buang air besar (BAB), BAB dulu. Ingin makan, makan dulu. Supaya nanti tidak ada yang mengganjal. Yang mengganggu beribadah justru hal-hal itu,” terang Gus Mus.

Gus Mus mencontohkan lagi, jika saat menjalankan ibadah puasa. Ketika adzan Maghrib berkumandang, manusia justru dianjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa. Menyegerakan berbuka puasa, kata Gus Mus, akan mendatangkan ganjaran tersendiri.

“Kalau seharian tidak makan lalu diperbolehkan makan, itu kiranya cepat-cepatan atau nanti-nantian? Pasti cepat-cepatan. Nah, cepat-cepat berbuka itu dalam Islam mendapatkan bonus. Bonusnya yaitu mendapatkan kesunnahan ta’jilul futhur,” jelasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *