puisi

Untuk Diri Sendiri

Aku mengubah sajak

Untuk melipur diri sendiri

Tanpa kata cinta dan rindu

Di dalamnya. Sudah lama

Aku tak menasihati sosok

Yang tinggal dalam diriku

“saat dunia tak lagi

Berkarib denganmu,

Teteplah menyayangi

Dirimu”

Lalu aku memeras endapan
memori silam kala ibu

Merengkuhku ke dalam

Dadanya yang ringkih

Dari dalam dada ibu,

Aku mengintip gemintang yang tak lagi terang

Kami, boleh jadi, sama mengira

Langkah siapa yang lebih

Dulu menelusup gelap
yang retak tanpa sebongkah

Kata dan selarik isak

Hingga embun di mata ibu

Jatuh lebih cepat

Dari biasanya

Oiz
November 2019

Baca Juga :  Menanti Ceritamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close