Ummu Aiman, Ibu Persusuan Nabi Muhammad Saw yang Taat

 Ummu Aiman, Ibu Persusuan Nabi Muhammad Saw yang Taat

Ummu Aiman, Ibu Persusuan Rasulullah (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Ibu persusuan Nabi Muhammad Saw selain Halimatus Sa’diah ialah Ummu Aiman. Ia turut membesarkan Rasulullah Saw sejak kepergian ibunda Rasulullah, Aminah.

Di tahun ke-11 Hijriyah, Ummu Aiman wafat, tepat setelah Nabi Muhammad Saw wafat yang kemudian disusul putrinya, Fatimah. Tahun ini merupakan tahun terberat umat Islam.

Dalam Al-Bidayah wa An-Nihayah atau Tarikh Ibnu Katsir, sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, kitab sejarah yang disusun oleh Al-Hafizh Ibnu Katsir. Ummu Aiman memiliki nama lengkap Barakah binti Tsa’labah bin Amr bin Hashan bin Malik bin Salamah bin Amr bin Nu’man.

Ummu Aiman merupakan budak yang dimerdekakan oleh ayahanda Rasulullah, Abdullah. Ummu Aiman pun setia mengasuh Rasulullah sedari kecil hingga besar.

Kemudian setelah Rasulullah menikah dengan Khadijah, Ummu Aiman dimerdekakan sebagai seorang budak. Selanjutnya Barakah menikah dengan Ubaid bin Zayd dan memiliki anak yang bernama Aiman sehingga, ia dipanggil dengan sebutan Ummu Aiman.

Setelah itu ia bercerai dengan suaminya, dan Ummu Aiman menikah dengan Zaid bin Haritsah. Pernikahan tersebut membuahkan seorang putra bernama Usamah bin Zaid.

Ummu Aiman mengikuti dua kali hijrah, ke Habasyah dan Madinah. Dia termasuk ke dalam hamba yang taat, Rasulullah senantiasa mengunjungi rumahnya. Beliau berkata:

هى أمى بعد أمى

“Ummu Aiman adalah ibuku setelah ibu kandungku.”

Demikian pula, Abu Bakar Radhiyallahu Anhu dan Umar biasa mengunjunginya ke rumahnya. Disebutkan Ummu Aiman wafat meninggal lima bulan setelah Rasulullah, dan ada yang menyatakan enam bulan.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

4 + 20 =