Turki Mendesak Tindakan Nyata terhadap Islamofobia

 Turki Mendesak Tindakan Nyata terhadap Islamofobia

Meningkatnya Islamofobia Membuat Perempuan Muslim Pindah Keluar Prancis (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Teheran – Ketua parlemen Turki menyerukan langkah konkrit melawan rasisme, Islamofobia, dan xenofobia.

“Hari ini, kita semua prihatin dengan munculnya rasisme, xenofobia, Islamofobia, dan ujaran kebencian yang mengganggu di seluruh dunia. Dan ancaman serius yang ditimbulkannya terhadap perdamaian dan harmoni masyarakat kita,” kata Mustafa Sentop.

Mustafa mengungkapkan hal itu pada pertemuan Ketua Parlemen MIKTA ketujuh yang diadakan secara virtual pada hari Senin.

Didirikan pada tahun 2013, MIKTA merupakan kemitraan informal yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia.

Sentop mengatakan bahwa Islamofobia telah menjadi salah satu bentuk rasisme yang paling umum dalam 20 tahun terakhir.

“Untuk itu, saya menyerukan kepada seluruh anggota parlemen kita. Untuk mengambil langkah nyata melawan diskriminasi, rasisme, Islamofobia, dan tendensi ujaran kebencian,” tambahnya.

Mengingat bahwa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mendeklarasikan 5 Maret sebagai Hari Solidaritas Internasional melawan Islamofobia. Sentop mengatakan: “Sebagai ketua Persatuan Parlemen OKI saat ini, saya pikir penting bagi masyarakat internasional. Untuk mengakui dan memperingati hari ini dalam hal perjuangan kita bersama melawan bahaya ini.”

 

 

Sumber: Yeni Safak/IQNA

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *