Cancel Preloader

Tata Cara dan Bacaan Sujud Tilawah

 Tata Cara dan Bacaan Sujud Tilawah

tata cara

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Sujud tilawah merupakan sujud yang dilakukan baik di dalam salat ataupun di luar salat sewaktu membaca atau mendengar bacaan dari ayat-ayat sajdah. Ayat Sajdah adalah ayat-ayat yang disunahkan bersujud seusai membacanya, dalam pembacaan Al-Qur’an (QS. Maryam: 58).

Ada 14 buah ayat Al-Quran yang termasuk dalam ayat As Sajdah, yaitu:

  1. Qs. Al-A’rof : 206
  2. Qs. Al-Ra’du : 15
  3. Qs. Al-Nahl : 50
  4. Qs. Al-Isra : 109
  5. Qs. Maryam : 58
  6. Qs. Al-Haj : 18
  7. Qs. Al-Haj : 77
  8. Qs. Al-Furqan : 60
  9. Qs. Al-Naml : 26
  10. Qs. Al-Sajdah : 15
  11. Qs. Fushilat : 38
  12. Qs. Al-Najm : 62
  13. Qs. Al-Insyiqaq : 21
  14. Qs. Al-‘Alaq : 19

Jika mendengarkan salah satu atau keseluruhan dari ayat tersebut maka jangan luoa untuk melakukan sujud tilawah.

Tata Cara Sujud Tilawah

Berikut Tata cara Sujud Tilawah yang diajarkan oleh Rasulullah saw yang dapat anda amalkan:

  1. Ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dari Al-Qur’an, baik dalam posisi duduk atau berdiri, maka disunahkan untuk bertakbir dan bersujud satu kali.

Dalam sujud hendaklah membaca doa (Doa sujud tilawah)

Berikut Bacaan Sujud Tilawah Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya:

سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ تَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ

Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam’ahu wabasarahu bihaulihi wa quwwatihi tabarakallahu ahsanul-khaliqin.

Artinya: Wajahku sujud kepada Tuhan yang menciptakannya, yang melukisnya, yang memberi penglihatan dan pendengaran, dengan kekuasaan dan kekuatan-Nya Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta.

  1. Kemudian bangkit dari sujud sembari mengucapkan takbir

Tata cara pengerjaan sujud diatas hendaknya memperhatikan hal-hal berikut:

Para ulama bersepakat bahwa sujud tilawah cukup dengan sekali sujud. Bentuk sujudnya sama dengan sujud dalam salat. Tidak disyari’atkan  untuk takbiratul ihram dan juga tidak disyari’atkan untuk salam. Disyariatkan pula untuk bertakbir ketika hendak sujud dan bangkit dari sujud.

Lebih utama sujud tilawah dimulai dari keadaan berdiri, ketika sujud tilawah ingin dilaksanakan di luar salat. Inilah pendapat yang dipilih oleh Hanabilah, sebagian ulama belakangan dari Hanafiyah, salah satu pendapat ulama-ulama Syafi’iyah, dan juga pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.

Namun, jika seseorang melakukan sujud tilawah dari keadaan duduk, maka ini tidaklah mengapa. Bahkan Imam Syafi’i dan murid-muridnya mengatakan bahwa tidak ada dalil yang mensyaratkan bahwa sujud tilawah harus dimulai dari berdiri. Mereka mengatakan pula bahwa lebih baik meninggalkannya. (Shahih Fiqih Sunnah, 1/449)

Itulah Bacaan dan Tata Cara Sujud Tilawah, Berikut 14 Ayat yang Termasuk dalam Ayat Sajadah Lengkap.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

three × 2 =