Tags : Ujaran kebencian

Pasca Serangan Masjid Christchurch, Ujaran Kebencian Online Anti Muslim Meningkat

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Kebencian online terhadap muslim di Selandia Baru meningkat sejak serangan penembakan Masjid Christchurch. “Saya menyebutnya peluru verbal, karena memang begitu,” kata Abdur Razzaq, Ketua Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru, sebagaimana dikutip dari IQNA. “Ujaran kebencian di ruang daring tersebut berdampak pada kaum muda, perempuan, orang tua dan berdampak pada masyarakat dan menghasilkan […]Read More

Benarkah Alquran Mengajarkan Kekerasan?

HIDAYATUNA.COM – Menurut seorang mantan ustaz yang telah menjadi seorang pendeta sejak 2006 lalu, Alquran mengajarkan kekerasan karena memicu melahirkan tindakan terorisme. Abraham Ben Moses atau dikenal dengan Saifuddin Ibrahim kemudian meminta kepada Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas agar menghapus 300 ayat yang terdapat dalam Alquran. Beragam tanggapan bermunculan untuk menanggapi Saifuddin Ibrahim. Salah […]Read More

MUI Minta Minta Aparat Cepat Tanggap Kasus Penistaan Agama

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespon dugaan penganiyaan Irjen Napoleon terhadap tersangka penistaan agama, Muhamad Kosman alias Muhammad Kace. Menurut MUI, pemerintah dan aparat kepolisian diminta untuk cepat tanggap kasus penistaan agama. “Pemerintah dan aparat kepolisian harus cepat tanggap merespons kasus-kasus yang menyangkut dugaan penistaan agama di Indonesia,” Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas dalam […]Read More

Pelaku Ujaran Kebencian, Muhammad Kece Masuki Tahap Penyelesaian Berkas

HIDAYATUNA.COM – Kasus penistaan agama dan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Muhammad Kece serta Ustaz Yahya Waloni memasuki tahap penyelesaian berkas ke jaksa penuntutan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Porli, Brigjen Rusdi Hartono. “Semua penanganan kasusnya tetap berjalan. Mudah-mudahan, tidak beberapa lama lagi, berkas akan selesai. Bisa tahap-1 diselesaikan […]Read More