Tags : Selandia Baru

Pasca Serangan Masjid Christchurch, Ujaran Kebencian Online Anti Muslim Meningkat

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Kebencian online terhadap muslim di Selandia Baru meningkat sejak serangan penembakan Masjid Christchurch. “Saya menyebutnya peluru verbal, karena memang begitu,” kata Abdur Razzaq, Ketua Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru, sebagaimana dikutip dari IQNA. “Ujaran kebencian di ruang daring tersebut berdampak pada kaum muda, perempuan, orang tua dan berdampak pada masyarakat dan menghasilkan […]Read More

Selandia Baru Minim Prestasi Tekan Islamofobia setelah Serangan Christchurch

HIDAYATUNA.COM, Selandia Baru – Tiga tahun pasca serangan masjid Christchurch yang menewaskan 51 umat Islam saat salat, Selandia Baru dalam menekan islamofobia dinilai terlalu lamban. Meski demikian, Selandia Baru tidak berarti gagal sepenuhnya atau tersesat. Akan tetapi apa yang telah dicapainya, yakni akses internet yang cepat dalam mengkampanyekan “No Hate Speech” menandakan Selandia Baru rasional […]Read More

Komitmen Selandia Baru dalam Menangani Kasus Pembantaian Muslim

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Kasus pembantaian Muslim di Selandia Baru pada Maret 2019 silam menghentakkan publik dunia. Dimana sebanyak 51 muslim tewas dalam aksi pembantaian tersebut. Atas kasus tersebut, pemerintah Selandia Baru berkomitmen untuk menyelesaikan kasus pembunuhan berantai di dua masjid di Christchurch. Salah satu bentuk komitmen pemerintah Selandia Baru dalam menangani kasus ini dibuktikan dengan […]Read More