Tags : nahdlatul ulama

Jawaban atas Tuduhan kepada al-Ghazali dan al-Asy’ari? (2)

HIDAYATUNA.COM – Apakah benar terjadi kemunduran dalam hal kultur pengetahuan di kalangan “anak-cucu” al-Ghazali dan al-Asy’ari? Apakah benar, dengan mengikuti ajaran kedua ulama besar ini, warga nahdliyyin mengalami kemunduran dalam aspek pengetahuan dan daya kritisisme? “Anak-cucu” al-Ghazali dan al-Asy’ari dalam konteks Indonesia adalah warga nahdliyyin, terutama para santri, mahasiswa, aktivis Nahdlatul Ulama (NU). Merekalah anak-cucu […]Read More

NU Kultural vs NU Struktural, Bagaimana Pergerakannya?

HIDAYATUNA.COM – Nahdlatul Ulama (NU) dikenal sebagai salah satu ormas Islam terbesar yang ada di Indonesia. Para penganutnya pun lebih banyak merupakan orang-orang tradisional yang biasanya berada di pedesaan, setidaknya itu paradigma yang terbangun selama ini di masyarakat. Meskipun saat ini warga NU sudah merata bukan hanya di desa saja melainkan juga di muslim perkotaan. […]Read More

Kiprah Kiai Hasyim Asy’ari Bersama Ormas-Ormas Islam

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Dosen pasca sarjana Universitas Nahdlatul Ulama Jakarta (UNUSIA Jakarta) M Ishom El-Saha mengkisahkan bagaimana kiprah sosok Kiai Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama dengan ormas-ormas Islam di Indonesia. Ishhom menjelaskan di jaman pra kemerdekaan sekitar tahun 1932 sd 1937, NU sering diajak rembug oleh ormas-ormas Islam lainnya. “Tapi, yang dihadirkan NU dalam rapat-rapat […]Read More

NU Jakpus : Kamus Sejarah Bukti Kelalaian Kemendikbud

HIDAYATUNA.COM – Salah satu nama tokoh nasional KH Hasyim Asy’ari tidak tertulis dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid 1. Banyak pihak yang kecewa dengan karya Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbud ini. Salah satunya Gus Syaifuddin, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat, misalnya. Ia mengatakan, karya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud ini sebagai bukti kelalaian terhadap […]Read More

Kiai Said Difitnah Terima Amplop Pelicin, Ini Penjelasannya

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Baru baru ini viral di media sosial, potongan video singkat Ketua Umum PBNU, Kiai Said Aqil Siradj menerima amplop. Kabar yang beredar, amplop itu adalah uang pelicin. Namun setelah ditelusuri ternyata tuduhan yang dialamatkan ke Kiai Said adalah fitnah. Hal ini disampaikan Gus Dewa dalam videonya berjudul Gus Dewa Menjawab yang melakukan […]Read More

Gabung Lagi POP, PBNU Sodorkan Satu Syarat Ini

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Setelah sebelumnya keluar dari Program Organisasi Penggerak (POP) yang diinisiasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, PBNU akhirnya putuskan bergabung lagi di POP dengan mengajukan satu syarat. Katib Aam PBNU, Yahya Cholil Staquf pada Ranu (12/8) mengajukan sutu syarat yakni agar POP dilaksanakan pada Januari 2021 tahun depan. Syarat itu diajukan PBNU […]Read More

Menteri Nadiem Akhirnya Minta Maaf ke NU dan Muhammadiyah

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengaku meminta maaf kepada tiga ormas peserta Program Organisasi Penggerak (POP), yakni NU, Muhammadiyah dan PGRI. Permintaan maaf disampaikan setelah sebelumnya NU dan Muhammadiyah secara kompak menyatakan diri keluar dari program tersebut. Hal ini karenakan ada dua peserta POP yakni dari Tanoto Foundation dan Yayasan […]Read More

Sanad Guru-Murid Menjadi Ciri Otentik Jaringan Ulama Nusantara

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Nurdinah Muhammad dalam tulisannya berjudul “Karakteristik Jaringan Ulama Nusantara” mengungkapkan bahwa, ada dua ciri penting dari wacana ilmiah jaringan ulama, yakni telaah hadist dan tarekat. Melalui telaah-telaah hadist, para guru dan murid-muridnya dalam jaringan ulama menjadi terikat satu sama lainnya. Para ulama ini juga mengambil dari telaah-telaah hadist inspirasi dan wawasan mengenai […]Read More

PBNU Apresiasi Pemerintah Tunda Pembahasan RUU HIP

HIDAYATUNA.COM – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan apresiasi atas sikap pemerintah terkait ususlan penundaan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Sekretaris Jenderal PBNU Helmi Faisal Zaini mengatakan selain menimbulkan kegelisahan masyarakat dan pertentangan ideologi bangsa, ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini juga banyak hal lain yang harus diprioritaskan. “PBNU menyampaikan kepada pemerintah untuk […]Read More

Hubungan Pancasila dan Islam, PBNU Teguh Pada Hasil Muktamar 1984

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Dalam draf RUU HIP (Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila) memuat klausul Trisila dan Ekasila di dalam salah satu pasalnya. Menanggapi hal itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan bahwa soal hubungan Pancasila dengan Islam, PBNU tetap konsisten pada hasil Muktamar Situbondo tahun 1984. “Nahdlatul Ulama memandang bahwa Pancasila merupakan konsensus kebangsaan yang […]Read More