Tags : KH Miftachul Akhyar

Penjelasan Kiai Miftachul Ahyar Soal Diturunkannya Nabi Adam ke Bumi

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Rais Aam PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) KH Miftachul Akhyar menjelaskan bahwa diturunkannnya Nabi Adam As ke bumi bukan karena diusir dari surga, melainkan mendapat tugas mulia menjadi khalifatullah fil ardh (pemimpin di muka bumi). “Sebagaimana sering saya sampaikan, Nabi Adam As turun ke bumi itu bukan karena diusir. Kok ada Nabi […]Read More

KH Anwar Iskandar Resmi Gantikan KH Miftachul Akhyar Sebagai Ketum

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi memiliki ketua umum (ketum) baru setelah dipilihnya KH Anwar Iskandar sebagai pemimpin baru. Dengan terpilihnya ulama NU asal Banyuwangi itu, secara otomatis ia telah menggantikan ketum MUI lama yakni KH Miftachul Akhyar. Dilansir Selasa (15/8/2023) melalui keterangan resmi MUI di situs webnya menjelaskan bahwa terpilihnya KH Anwar […]Read More

Manusia Banyak Yang Lalai Tugasnya Diturunkan di Bumi

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menyinggung bahwasanya manusia banyak yang lalai akan tugasnya diturunkan di bumi. Padahal sudah jelas, Allah berfirman di hadapan malaikat, inni ja’ilun fil ardhi khalifah (Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi). Lantas siapa yang dimaksud khalifah? Kiai Miftach menjelaskan bahwa sejak […]Read More

Kiai Miftachul Akhyar: Kesempatan Belajar Juga Anugerah Allah

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menjelaska bahwa anugerah yang diberikan Allah Swt. kepada seorang hamba itu bermacam-macam. Salah satunya adalah dengan diberi kesempatan bisa belajar adalah anugerah. Menurut Kiai Miftachul Akhyar, seseorang yang diberikan kesempatan untuk mengaji dan menambah ilmu pengetahuan termasuk sebuah anugerah. “Panjenengan bisa mengaji, […]Read More

Kiai Miftahul Akhyar: Santri Harus Memiliki Keseimbangan Ilmu

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar mengatakan bahwa seorang santri yang sesungguhnya adalah mereka yang menyeimbangkan antara ilmu umum dengan ilmu spiritual. “Orang yang memiliki kecerdasan otak dan spiritual, itulah santri yang sebenarnya. Jika tidak diimbangi, ia sekedar cendekiawan,” kata Kiai Miftahul, dikutip dari NU Online, Senin (01/11). […]Read More

KH Miftachul Akhyar Mundur dari Jabatan Ketua MUI

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar secara resmi menyatakan mundur dari jabatan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan dalam Rapat Gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU di Kampus Unusia Parung, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/3/2022) sore. “Di saat ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Muktamar ke-34 NU […]Read More

KH Miftachul Akhyar Kukuhkan Pengurus MUI Lampung

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Miftachul Akhyar mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Lampung masa khidmah 2021-2026. Dalam pengukuhan tersebut, Kiai Miftah menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan recharging (mengisi daya) spiritual. Kalimat-kalimat dalam pengukuhan cukup menjadi pegangan para pengurus dalam menjalankan tugas sebagai pengurus. “Dengan ini saya kukuhkan saudara-saudara […]Read More

Sekjen MUI: Tidak Masalah Kiai Miftachul Akhyar Rangkap Jabatan

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Buya Amirsyah Tambunan angkat bicara soal KH Miftachul Akhyar yang saat ini merangkap jabatan sebagai Rais Aam PBNU sekaligus sebagai Ketua Umum MUI. Menurutnya soal rangkap jabatan tersebut adalah rekomendasi, dan keputusan akhirnya bergantung pada Pengurus Besar NU. “Saya sudah konfirmasi ke salah seorang Ahwa-nya. (Jadi) keputusan […]Read More

Doa Mbah Moen untuk KH Miftachul Akhyar Viral

HIDAYATUNA.COM, Jakarta — Doa KH. Maimoen Zubair mengantarkan KH Miftachul Akhyar duduk kembali memangku jabatan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Masa khidmah 2021-2026 pada Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU). Mbah Moen sapaan akrabnya pada suatu kesempatan, saat masih menjabat Mustasyar PBNU 2015-2019. Mbah Moen mendoakan agar Kiai Miftach mendapatkan umur yang panjang untuk […]Read More

Kiai Miftah: Moderasi Islam Hadirkan Dakwah Membina Bukan Menghina

HIDAYATUNA.COM, Surabaya — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar mengingatkan bahwa moderasi Islam sangat penting untuk diterapkan. Pasalnya kata dia, moderasi Islam akan memunculkan dakwah yang bersifat membina bukan menghina. Selain itu juga bersifat mendidik bukan menghardik. Di mana corak dakwahnya merangkul bukan memukul dan lain sebagainya. Ia mengingatkan pentingnya menyebarluaskan Islam […]Read More