Cancel Preloader

Syekh Ali Jaber, Ulama Karismatik Pembawa Dakwah Damai

 Syekh Ali Jaber, Ulama Karismatik Pembawa Dakwah Damai

Syekh Ali Jaber (Ilust/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Hari ini, Kamis (14/1/21) dunia kehilangan sosok yang luar biasa yakni Syekh Ali Jaber. Ulama asal Madinah yang berkewarnegaraan Indonesia ini dikenal dengan nama lengkap, Ali Saleh Mohammad Ali Jaber menekuni dunia Alquran sejak kecil.

Masih segar dalam ingatan beberapa waktu silam, sempat menjadi trending di twitter seorang anak kecil. Ia adalah pemulung sedang membaca Alquran di pinggir jalan.

Diketahui Akbar, panggilan anak kecil itu menjadi perbincangan hangat ketika Syekh Ali Jaber menjadikannya sebagai anak angkat. Kemudian memberangkatkannya Umrah ke Tanah Suci. Maha Suci Allah, dimuliakannya sosok pecinta Alquran ini.

Sejak kemunculannya melalui salah satu acara televisi, yakni “Hafizh Indonesia”, sosok Syekh Ali Jaber menggemparkan jagat media sosial. Ia merupakan salah satu juri dalam tayangan bergengsi tersebut.

Kebiasaan yang membuat pemirsa kagum, tatkala beliau mencium tangan anak kecil lantaran hafalan yang ada dalam dirinya. Bukan sesuatu yang terlihat biasa, sebab selama ini jarang sekali kita melihat sosok yang sepertinya memuliakan anak kecil sebab hafalan Alquran yang dimilikinya.

Kehadirannya memang memberikan warna baru bagi dunia dakwah. Mengingat selama ini masih lekat dalam ingatan banyaknya pendakwah yang sering sekali mencaci maki, keras, dakwah yang suka sekali menyalahkan yang lain. Ada banyak sekali dalam sebuah video yang beredar berbagai ceramahnya yang syarat sekali dengan dakwah yang santun dibawanya.

Cermin Teladan Rasulullah Saw

Dalam sebuah video yang berisi perbincangan dengan Deddy Corbuzzier, pasca penusukan yang dialaminya oleh orang tidak dikenal. Syekh Ali Jaber justru menanggapi hal tersebut dengan begitu santai.

Bahkan ketika berita diluar mengaitkannya dengan gerakan Islam radikal yang pada waktu itu sedang marak-maraknya dalam pembicaraan. Beliau sama sekali tidak menggubris. Teladan yang ia tunjukkan adalah sikap tunduk, ramah serta sikap ketakwaan yang ditunjukkan adalah harta yang amat luar biasa.

Tidak hanya itu, ceramah yang berdurasi beberapa menit sempat menjadi perbincangan hangat dalam dunia maya. Isinya begini:

“Jangan pandangi wanita yang belum berjilbab. Jangan pandangi dia buruk, barangkali dia punya dua rakaat tahajjud disisi Allah bisa menyebabkan terampunnya semua dosa dalam dirinya.  Kita tidak tahu apa urusan manusia dengan Allah, masing-masing punya rahasia sama Allah, punya kebaikan sama Allah. Bisa jadi sebab kebaikan itu, bisa menyebabkan terampunnya semua dosa dalam dirinya”.

Pun demikian adanya. Dakwah yang dibawa oleh Rasulullah SAW dalam menyebarkan ajaran Islam. Pada saat Rasulullah Saw bertemu dengan seorang pelacur, sikap yang ditunjukkannya adalah luar biasa. Rasulullah tidak menghakimi perempuan tersebutr, justru sikap santun,ramah ditunjukkannya kepada perempuan tersebur.

Ditengah hiruk pikuk ceramah yang selama ini berujung seksis, mencacai maki, menyampaikan kebenaran dengan cara yang amat kasar. Kalimat santun yang dibawakan oleh Syekh Ali sangat mendamaikan bagi sebagian besar orang yang selama ini erat sekali menghakimi, menyeru kebaikan dengan cara menakuti orang-orang.

Kita belajar pada Syekh AlI Jaber tentang bagaimana memanusiakan manusia melalui dakwah yang yang disampaikannya. Selamat Jalan, Wali Allah, kami semua kehilangan engkau. Alfatihah.

Muallifah

Muallifah

Mahasiswa S2 Universitas Gajah Mada, Penulis lepas

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seventeen + 8 =