Kabar Nasional

Stafsus Wapres Angkat Suara Soal Monopoli Fatwa Halal


HIDAYATUNA.COM, Jakarta — Staf Khusus Wakil Presiden (Stafsus Wapres) Ma’ruf Amin Bidang Komunikasi dan Informasi, Masduki Baidlowi menanggapi pandangan Nahdlatul Ulama (NU) terkait dengan Omnibus Law yang menyebut bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) memonopoli fatwa halal.

Ia mengatakan, pandangan seperti itu adalah pandangan dari NU yang memang harus dihormati sebagai sebuah pandangan.

“Tapi ada pandangan lain yang berbeda yang juga harus kita hormati. Titik temunya di mana, nanti di DPR, itu akan dibahas dan diambil sebagai keputusan politik,” kata Masduki di kantor MUI, Jakarta, dikutip Rabu (19/2/2020).

Masduki menambahkan, tiap ormas Islam punya kesempatan untuk bicara di DPR terkait Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja). Apalagi, dalam draf tersebut, Ormas Islam dilibatkan untuk menetapkan kehalalan suatu produk.

Masduki juga mengatakan, pemerintah tentu berharap, Omnibus Law RUU Cipta Kerja telah melewati berbagai proses kompromi sebelum disahkan menjadi UU. Melalui kompromi itu pula, dia berharap ada titik temu atas perbedaan pandangan di kalangan ormas Islam soal aturan penetapan fatwa halal suatu produk.

“Yang penting nanti kita berharap bahwa ujung dari keputusan rapat yang menghasilkan Omnibus Law sebagai UU itu sudah mengkompromikan banyak hal sehingga ada titik temu,” ucap dia.

Baca Juga :  Mushola Dirusak, Wahid Foundation: Lindungi Hak Beribadah Tanpa Diskriminasi
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close