Soal Gaib, Quraish Shihab: Menyadarkan Bahwa Pengetahuan Kita Terbatas

 Soal Gaib, Quraish Shihab: Menyadarkan Bahwa Pengetahuan Kita Terbatas

Quraish Shihab Jelaskan Makna Gelar Habib (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Cendekiawan muslim dan juga pakar tafsir Indonesia, M Quraish Shihab menjelaskan soal hal ghaib. Penjelasan itu sebagaimana dalam Alquran sesungguhnya menyadarkan manusia. Bahwa pengetahuan manusia itu sesungguhnya terbatas. Hal hal gaib itu bisa berupa jin, malaikat ataupun setan.

“Alquran dan Sunah, ketika mengharuskan kita percaya kepada yang gaib – termasuk jin. Bermaksud, antara lain, mengantar kita menyadari betapa sedikit pengetahuan kita,” ungkap Quraish Shihab dalam pengantar bukunya berjudul “Malaikat Dalam Alquran”.

Selain itu, lanjut dia, hal itu juga bermaksud pula memberi sekelumit gambaran tentang wujud ini dengan berbagai makhluk yang diciptakan Allah. Baik yang dikenal maupun belum atau tidak akan dikenal hakikatnya sama sekali.

Memang, sejak semula, Alquran telah mengingatkan bahwa ada wilayah dalam wujud ini, yang di dalamnya akal dapat berperan dan ada pula yang ditetakpan-Nya berada di luar kemampuan akal.

“Allah SWT tidak memberi manusia kemampuan karena wilayah itu tidak dibutuhkan. Dalam rangka melaksanakan tugas pokok sebagai hamba dan khilafah di permukaan bumi ini,” sambungnya.

Selanjutnya, oleh karena yang demikian tidak dibutuhkan, hal-hal berbau gaib ditempatkan di luar wewenang, bahkan di luar wilayah kerjanya. Cukuplah bila akal manusia yang hidup bersamanya, bahkan mendampinginya dalam setiap langkah dan geraknya.

“Atau, boleh jadi, Allah menguraikan tentang jin, setan dan malaikat untuk menyadarkan bahwa banyak hal yang tidak kita ketahui, termasuk seluk beluk kita sendiri,” ungkapnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *