Situs Sejarah Gereja Bizantium Diresmikan Kembali di Gaza

 Situs Sejarah Gereja Bizantium Diresmikan Kembali di Gaza

Gereja Bizantium (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Sisa-sisa gereja Bizantium abad kelima diresmikan di Jalur Gaza pada hari Senin (26/01). Setelah diupayakan pembangunan dalam proyek restorasi yang memakan waktu tiga tahun.

Dilansir dari Palinfo, Rabu (26/1/2022) pada upacara pembukaan kembali situs tersebut. Ketua Departemen Pembangunan Pemerintah di GazaIssam al-Daalis, mengatakan restorasi situs itu adalah contoh dari hubungan kuat antara orang Kristen dan Muslim di Palestina dan di Jalur Gaza pada khususnya.

Sementara itu, tokoh agama Kristen paling senior di Gaza, Uskup Agung Alexios dari Tiberias, mencatat bahwa “monastisisme dimulai di Jalur Gaza ribuan tahun yang lalu. Mengingat sejarah panjang Kekristenan di wilayah pesisir,

Sisa-sisa gereja dan biara pertama kali ditemukan di Jabalia, sebuah kota di Gaza utara. Pada tahun 1997 di atas area seluas sekitar 800 meter persegi (957 yard persegi).

Lantai gereja dihiasi dengan mosaik langka, termasuk penggambaran binatang, adegan berburu, dan pohon palem.

Kementerian Pariwisata Gaza mengatakan dinding asli gereja itu dihiasi dengan teks-teks keagamaan. Teks yang ditulis dalam bahasa Yunani kuno yang berasal dari era Kaisar Theodosius II itu memerintah Bizantium dari tahun 408 hingga 450 M.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

eighteen − 7 =