Sindikat Jurnalis Palestina: Israel Telah Membunuh 55 Jurnalis Palestina Sejak Tahun 2000

 Sindikat Jurnalis Palestina: Israel Telah Membunuh 55 Jurnalis Palestina Sejak Tahun 2000

Sindikat Jurnalis Palestina: Israel Telah Membunuh 55 Jurnalis Palestina Sejak Tahun 2000 (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Palestina – Sebanyak lima puluh lima jurnalis Palestina telah dibunuh oleh rezim Israel sejak tahun 2000.

“Lima puluh lima wartawan telah tewas, baik oleh tembakan atau pengeboman Israel sejak tahun 2000,” kata Naser Abu Baker, Kepala Palestinian Journalists Syndicate (PJS), dalam konferensi pers di kota Ramallah, West Bank, sebagaimana dikutip dari IQNA.

Dia menambahkan bahwa dua jurnalis dibunuh oleh pasukan Israel pada tahun 2022, termasuk jurnalis Al-Jazeera, Shireen Abu Akleh.

Abu Akleh, seorang jurnalis Palestina-Amerika, tewas pada 11 Mei, dan Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dia ditembak di kepala saat meliput serangan militer Israel di kota Jenin.

Tentara Israel, bagaimanapun, mengatakan reporter itu kemungkinan besar dibunuh oleh tembakan yang “salah” dari seorang tentara Israel.

Beberapa agensi media terkemuka, termasuk Al-Jazeera, CNN, Associated Press, Washington Post dan New York Times melakukan penyelidikan sendiri, yang semuanya sampai pada kesimpulan bahwa Abu Akleh tewas oleh peluru Israel.

Abu Baker mengatakan jumlah tertinggi serangan Israel terhadap jurnalis Palestina dilaporkan di Yerusalem al-Quds.

“Serangan ini bertujuan untuk mencegah jurnalis menyampaikan kebenaran tentang situs suci Islam dan Kristen yang diekspos,” tambahnya.

Abu Baker mengatakan PJS mengambil langkah untuk membawa serangan Israel terhadap jurnalis ke Pengadilan Kriminal Internasional, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Mohammad Al-Lahham, Ketua Komite Kebebasan PJS, mengatakan 40 jurnalis Palestina ditahan oleh Pasukan Israel tahun lalu, 20 di antaranya masih di penjara.

Tidak ada komentar dari otoritas Israel atas laporan tersebut.

Menurut angka Palestina, pasukan Israel membunuh 224 warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza tahun lalu. []

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *