HIDAYATUNA.COM, Jakarta – SD Muhammadiyah di kota Solo menggelar kegiatan doa bersama dan penggalangan dana untuk korban banjir dan longsor di Jabotabek. Kegiatan tersebut bertajuk Peduli Bencana Banjir dan Tanah Longsor.

Kegiatan tersebut, diawali dengan tausiah dari guru agama SDM PK Kota Solo. Kegiatan itu juga dihadiri oleh para guru. Setelah mendengarkan tausiyah dan doa bersama  para siswa secara bergantian memberikan donasi bagi korban bencana. 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas SDM PK Kota Barat, Muhamad Arifin mengungkapkan doa bersama dan penggalangan dana itu merupakan bentuk kepedulian warga sekolah terhadap para korban bencana. 

“Kami ingin mengajarkan nilai-nilai kepedulian dan empati kepada para siswa melalui aksi nyata,” kata Arifin dikutip Senin (13/1/2020.

Arifin menambahkan bahwa kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 17,6 juta yang akan disalurkan melalui LAZIS Muhammadiyah Solo. 

“Nantinya, dana tersebut akan dikelola oleh tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang sudah terjun langsung ke daerah bencana,” kata Arifin.

Sementara itu salah seorang siswa kelas IV, Zia, mengaku sangat bersedih dengan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dia tidak bisa membayangkan warga yang tiba-tiba harus kehilangan anggota keluarga serta tempat tinggal dan fasilitas umum yang rusak parah. 

Zia mengaku ikut menyumbang  dana dan selalu berdoa untuk para korban bencana karena baru itu yang bisa dia lakukan. Dia berharap para korban bisa segera mendapatkan bantuan dan dipindahkan ke tempat yang aman.  

“Saya dan teman-teman ikut mendoakan dan sedikit membantu uang, mudah-mudahan bisa meringankan penderitaan saudara-saudara yang saat ini baru terkena bencana,” tuturnya.