Cancel Preloader

Sakirin Camii, Masjid Turki yang Dirancang Oleh Perempuan

 Sakirin Camii, Masjid Turki yang Dirancang Oleh Perempuan

Sakirin Camii

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Bangunan bersejarah pada masa kejayaan Islam di Turki tak hanya terkenal indah, namun juga arsitekturnya yang megah. Namun pernahkah Anda mendengar nama rumah ibadah umat Islam “Sakirin Camii”?

Membincang Turki tentu kita ingat peradaban Islam yang pernah berjaya di masa awal-awal Islam tersiar. Mungkin Anda tidak asing mendengar nama Hagia Sophia, Blue Mosque, atau Istana Topkapi.

Sakirin Camii merupakan rumah ibadah yang dibangun Zeynep Fadillioglu, seorang arsitek perempuan berkebangsaan Turki. Zeynep seorang warga asli Turki yang lahir dan bertumbuh di Istanbul.

Sejak usia belia Zeynep telah memperlihatkan bakat seni yang dimilikinya. Kemudian di usia dewasa ia pun mengasah bakat tersebut hingga mumpuni di dunia desain interior dengan perusahaan jasa arsitektur yang didirikannya pada tahun 1995.

Ia merancang bangunan tersebut untuk Semiha Sakir yang juga masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Semiha Sakir adalah salah satu tokoh filantropis Turki yang meninggal pada 9 September 1998.

Perpaduan Gaya Arsitektur Modern dan Tradisional

Sakirin Camii terletak di Kawasan Uskudar, Istanbul Turki dan diresmikan dibuka untuk umum pada 7 Mei 2009. Sakirin Camii memiliki gaya arsitektur perpaduan atmosfer modern dan tradisional kota kelahiran perancangnya, Istanbul.

Masjid Sakirin Camii menjadi proyek pertama Zeynep yang selama proses perancangannya, ia selalu melibatkan ulama, sejarawan hingga seniman. Hal itu ia lakukan agar hasil rancangannya bisa diterima oleh oleh semua jemaah.

Dilansir dari Mvslim.com, Zeynep mengaku banyak menerima masukan dari para pakar seperti ulama, sejarawan dan seniman mulai dari warna, tekstur, dan bentuk bangunan. Setiap bagian masjid yang ia rancang tersebut kemudian disesuaikan dengan tradisi yang berlaku di Istanbul.

Penampilan Sakirin Camii didominasi dengan warna abu-abu dari luar sehingga memberi kesan modern dengan gaya arsitektur kontemporer. Di dalam masjid, Zeynep memberi sentuhan nuansa tradisional dengan desain interior yang menawan. Di sinilah Anda akan terkesima dibuatnya ketika mengunjungi Sakirin Camii.

Sakirin Camii bisa disebut sebagai mahakarya arsitektur Islam saat ini. Jemaah yang beribadah di dalam masjid ini dibuat takjub akan keindahan interiornya. Ukiran logam yang rumit di dinding, kubah yang begitu besar, lampu gantung yang menjuntai dengan api semakin menambah kental suasana tradisional. Belum lagi keindahan Asmaul Husna dalam bahasa Arab yang menghiasi cincin lampunya, dan kaligrafi di beberapa bagian ruang. Juga jendela-jendela agung yang dirancang hingga menyerupai mushaf Alquran.

Semua keindahan tersebut menggambarkan makna kedamaian dari Islam, dan yang lebih penting adalah sesuai dengan tujuan dirancangnya masjid ini. Menghadirkan kekhusyukan bagi jemaah yang beribadah di masjid Sakirin Camii.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one × 4 =