Saat KH. Wahab Hasbullah minta di ‘Suwuk’ Gus Hubbi Kecil

 Saat KH. Wahab Hasbullah minta di ‘Suwuk’ Gus Hubbi Kecil

Saat KH. Wahab Hasbullah minta di ‘Suwuk’ Gus Hubbi Kecil

HIDAYATUNA.COM – Gus Hubbi merupakan keponakan yang disayang oleh KH. Abdul Wahab Hasbullah Pendiri NU. Mbah Wahab tahu jika Gus Hubbi mempunyai kelebihan dan keistimewaan walau sangat nakal dan tingkahnya sering nyeleneh.

Diceritakan Gus Hubbi sering mengambil beras di lumbung padi milik Mbah Wahab, meskipun pintu lumbung padi tersebut sudah dikunci dan digembok rapat namun  dengan modal sekali sentuh gembok dan kunci pintu lumbung itupun terbuka .

Hal yang demikian tidak jarang membuat para santri merasa penasaran dan secara sembunyi-sembunyi ingin menyaksikan dan membuktikan secara langsung kelebihan Gus Hubbi.

Alih-alih membuktikan, tiap kali mereka datang mengintip Gus Hubbi selalu tahu dan kemudian membentak para santri tersebut, “Ngaliiihh … !!!” (Pergi … !!!)

Bentakan keras Gus Hubbi ini menjadi ciri khasnya ketika mengusir para santri penasaran dengan aksinya. Para santri pun langsung berlarian mendengar bentakan dari mulut kecilnya.

Gus Hubbi Kecil Nyuwuk Mbah Wahab

Keakraban Kiai Wahab dengan Gus Hubbi juga menyelidiki sangat nampak saat hari raya atau lebaran.

Sudah jadi dengan tradisi di mana pada saat lebaran, semua sembunyi anak-anak, sanak famili berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya untuk sowan minta maaf.

Saat rombongan anak – anak dan sanak famili tersebut sampai ke rumah Mbah Wahab, semuanya berkumpul dan memperkenalkan diri .

Sopo iku ?( Siapa itu ? )” tanya Kiai Wahab begitu mendengar suara anak-anak tersebut. Mbah Wahab saat itu memang sudah tidak bisa melihat lagi .

Hubbii ” jawab Gus Hubbi kencang .”

Heii Hubbi, ayo mrene cepet , mrene ayo mbahmu iki suwuk’en ndisek “(Hei Hubbi, Ayo kesini cepat, ke sini Ini Kakekmu di-suwuk dulu)” pinta Mbah Wahab dengan sayangya sambil menunjuk dan menyorongkan mata beliau ke arah Gus Hubbi.

Suwuk merupakan istilah dalam bahasa jawa tentang pengobatan dengan doa-doa tertentu.

Gus Hubbi pun langsung maju, dan. “juh .. juh … juh …” dengan cekatan Hubbi kecil mempraktekkan ilmunya dengan menyemburkan ludahnya beberapa kali.

Kiai Nasir adik Gus Hubbi yang menceritakan kejadian ini pun tidak kuat menahan tawa mengingat hal tersebut, karena saat itu Nampak jelas sisa-sisa semburan ludah Gus Hubbi menempel di pipi Mbah Wahab.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

three × two =