Rasulullah Tutup Telinga saat Mendengar Musik

 Rasulullah Tutup Telinga saat Mendengar Musik

Diskusi Seputar Hukum Musik dan Nyanyian (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Perbedaan pendapat mengenai alat musik sejak dulu hingga sekarang masih sering menjadi perdebatan meskipun ada hukum yang jelas dari segi ilmu fikih. Apalagi bagi seorang penghafal Alquran, mendengarkan musik dapat mengacaukan hafalannya. Bagaimana sikap Rasulullah terhadap musik?

Rasulullah Saw sendiri sebagai teladan umat Islam, dalam suatu riwayat dikisahkan pernah menutup telinga saat mendengar suara alat musik. Rasulullah disebutkan menutup telinganya saat mendengar seruling yang dimainkan.

Dari Nafi’, mantan hamba sahaya Ibnu ‘Umar, beliau berkata,

عُمَرَ سَمِعَ ابْنُ عُمَرَ صَوْتَ زَمَّارَةِ رَاعٍ فَوَضَعَ إِصْبَعَيْهِ فِى أُذُنَيْهِ وَعَدَلَ رَاحِلَتَهُ عَنِ الطَّرِيقِ وَهُوَ يَقُولُ يَا نَافِعُ أَتَسْمَعُ فَأَقُولُ نَعَمْ. قَالَ فَيَمْضِى حَتَّى قُلْتُ لاَ. قَالَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ وَأَعَادَ الرَّاحِلَةَ إِلَى الطَّرِيقِ وَقَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَسَمِعَ صَوْتَ زَمَّارَةِ رَاعٍ فَصَنَعَ مِثْلَ هَذَا

Artinya: Ibnu ‘Umar pernah mendengar suara seruling dari seorang pengembala, lalu beliau menyumbat kedua telinganya dengan kedua jarinya. Kemudian beliau pindah ke jalan yang lain. Lalu Ibnu ‘Umar berkata, “Wahai Nafi’, apakah kamu masih mendengar suara tadi?” Aku (Nafi’) berkata, “Iya, aku masih mendengarnya.”

Kemudian, Ibnu ‘Umar terus berjalan. Lalu, aku berkata, “Aku tidak mendengarnya lagi.”

Barulah setelah itu Ibnu ‘Umar melepaskan tangannya dari telinganya dan kembali ke jalan itu lalu berkata, “Beginilah aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mendengar suara seruling dari seorang pengembala. Beliau melakukannya seperti tadi.” (HR. Ahmad).

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *