Kabar Daerah

PWNU Jatim Usulkan Koin NU untuk Kesejahteraan Masjid


HIDAYATUNA.COM, Surabaya — Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar tidak sependapat dengan sejumlah kalangan yang menyederhanakan tugas dan kewajiban marbot. Padahal tanggung jawab yang harus diemban demikian berat.

“Menjadi marbot masjid dan mushala itu berat,” kata KH Marzuki Mustamar dIkutip Ahad (16/2/2020).

“Mereka harus menyiapkan segala keperluan sebelum masuk waktu shalat,” sambungnya.

Belum lagi kalau di masjid atau mushala masih dilakukan kajian atau kegiatan lain. Hal tersebut tentu saja membuat para marbot harus mengemasi peralatan setelah acara rampung.

“Padahal para marbot juga masih harus bekerja dan beraktivitas seperti biasa,” jelas Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Kota Malang tersebut.

Ujian bagi keteguhan mereka semakin diuji manakala memasuki waktu shalat berikutnya. Yakni harus menyiapkan segala keperluan untuk shalat jamaah sebelum tetangga sekitar datang.

“Kalau kemudian kesejahteraan mereka tidak terjamin, bagaimana para marbot dapat menjaga masjid dan mushala dengan baik?” kata Kiai Marzuki.

Oleh sebab itu, ia menyarankan agar takmir masjid maupun Nahdlatul Ulama setempat memikirkan hal ini. “Kita memiliki Koin NU yang selama ini digunakan untuk membantu guru ngaji, fakir miskin, layanan kesehatan, dhuafa dan sejenisnya. Ada baiknya juga dipikirkan untuk memberikan tambahan kesejahteraan kepada marbot,” tandasnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Santri, Ratusan Santri Ziarah ke Makam Pahlawan
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close