Putri Yusuf al-Qaradawi Dibebaskan setelah 4 Tahun di Penjara

 Putri Yusuf al-Qaradawi Dibebaskan setelah 4 Tahun di Penjara

Putri Yusuf al-Qaradawi Dibebaskan setelah 4 Tahun di Penjara (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta — Terdakwa pelaksanaan operasi teroris menyeret nama Ola Qaradawi, putri ulama kenamaan Yusuf al-Qaradawi, mendekam di penjara empat tahun akhirnya dibebaskan. Setelah Jaksa Penuntut Umum Mesir memutuskan untuk membebaskannya.

Yusuf al-Qaradawi sendiri merupakan warga negara Qatar keturunan Mesir yang menjabat sebagai ketua Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional. Dia telah menulis 120 buku dan secara luas dianggap sebagai salah satu cendekiawan Muslim paling berpengaruh di dunia.

Kantor berita resmi Mesir MENA melaporkan, pada Sabtu (01/01/2022). Bahwa jaksa penuntut umum pada Jumat (31/12/2021) memutuskan untuk membebaskan Ola Qaradawi, sambil menunggu penyelidikan.

“Kasus ini melibatkan sejumlah pemimpin Ikhwanul Muslimin, karena para terdakwa menghadapi tuduhan berpartisipasi. Dalam pelaksanaan operasi teroris yang menargetkan pasukan keamanan dan mengganggu pekerjaan lembaga-lembaga negara,” kata media itu.

Kantor Jaksa Penuntut Umum negara itu menuduh Ola Qaradawi “bergabung dengan kelompok teroris dan mendanai terorisme” itu menjadi kasus kedua. Terhadapnya sejak penangkapannya.

Pada 30 Juni 2017, otoritas Mesir menangkap Ola dan suaminya. Penahanan mereka diperbarui secara berkala sejak saat itu.

Tim pembela Ola mengutip pernyataannya selama sesi investigasi bahwa dia “tidak melakukan tindakan apa pun yang melanggar hukum. Penangkapan dan penahanannya selama periode ini hanya karena dia adalah putri al-Qaradawi.”

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *