Polisi Israel Serang Jamaah Masjid Al-Aqsa Secara Brutal

 Polisi Israel Serang Jamaah Masjid Al-Aqsa Secara Brutal

Warganya Dibunuh di Gaza, PM Australia Tuntut Israel Bertanggung Jawab (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Polisi Israel kembali melancarkan serangan kepada para jamaah Masjid Al-Aqsa. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/4/2023) tepat sebelum fajar.

Serangan brutal itu menyebabkan jamaah mengalami banyak cidera. Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Israel mencegah petugas medis mencapai masjid.

Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Israel mencegah petugas medis mencapai masjid.

Seorang perempuan tua yang berada di area lokasi mengatakan bagaimana dirinya saat mendapat serangan. Ia menyebutkan sebuah granat sengaja di lempar ke dalam masjid.

Ia menyebutkan sebuah granat sengaja di lempar ke dalam masjid.

Salah satu granat bahkan mengenainya, hingga membuatnya sesak napas.

“Saya sedang duduk di kursi membaca (Quran). Mereka melemparkan granat kejut, salah satunya mengenai dada saya,” kata seorang perempuan tua tersebut dilansir dari Republika, Kamis (6/4/2023).

Atas aksi brutal tersebut, kelompok-kelompok Palestina mengutuk keras serangan Israel terhadap jamaah. Mereka menyebut apa yang dilakukan Israel adalah kejahatan.

Mereka menyebut apa yang dilakukan Israel adalah kejahatan.

“Kami memperingatkan pendudukan agar tidak melintasi garis merah di tempat-tempat suci, yang akan menyebabkan ledakan besar,” ungkap juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kembang api meledak dan polisi memukuli orang-orang di dalam masjid. Rekaman itu tidak dapat segera diverifikasi oleh Reuters.

Polisi Israel mengatakan, mereka dipaksa memasuki kompleks setelah agitator bertopeng mengunci diri di dalam masjid dengan kembang api, tongkat, dan batu. []

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *