PM Palestina Adukan Pelanggaran Israel ke Uni Eropa

 PM Palestina Adukan Pelanggaran Israel ke Uni Eropa

PM Palestina Adukan Pelanggaran Israel ke Uni Eropa (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Brussel – Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammed Shtayyeh melaporkan pelanggaran yang dilakukan Israel kepada Uni Eropa (UE). Aduan bertujuan untuk menekan Israel agar menghentikan kejahatan, pemindahan dan rencana pengusiran terhadap warga Palestina.

Dilansir dari Wafa, Kamis (12/05/2022) pengaduan tersebut setelah ada pertemuan antara Mohammed Shtayyeh dengan Perwakilan Tinggi Uni Eropa. Untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell di Brussel, Belgia.

Shtayyeh memberi tahu Borrell tentang perkembangan terbaru di Palestina, serta pelanggaran Israel terhadap rakyat Palestina.

Shtayyeh juga memberi tahu Borrell tentang situasi di Yerusalem, di samping penyerbuan berulang-ulang pemukim terhadap Masjid Al-Aqsa.

Ia meminta Uni Eropa untuk menekan Israel untuk menghentikan pelanggaran yang membuat warga Palestina menderita, selain membahas status quo Masjid Al-Aqsa.

Kabar terbaru, Israel melancarkan penolakan Mahkamah Agung terhadap petisi yang diajukan oleh penduduk Masafer Yatta di Hebron selatan.

Tentara Pendudukan juga berencana untuk menghancurkan 12 desa dan komunitas Badui di South Hebron Hills, rumah bagi sekitar 4.000 orang.

Krisis keuangan yang dialami Palestina juga dibaha. Kata Shtayyeh ini sebagai akibat dari penurunan bantuan asing dan pemotongan terus-menerus Israel dari pendapatan pajak Palestina.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

twelve + five =