Petinggi Palestina Sepakati Pembentukan Komite Rekonsiliasi Intra-Palestina

 Petinggi Palestina Sepakati Pembentukan Komite Rekonsiliasi Intra-Palestina

Sebuah Kampanye di Amerika Serikat Serukan “Tinggalkan Biden”, Imbas Dukungannya atas Genosida oleh Israel (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Palestina – Para pemimpin politik Palestina sepakat membentuk komite rekonsiliasi intra-Palestina.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh bertemu untuk pembicaraan tatap muka yang jarang terjadi pada hari Minggu lalu di kota pesisir El Alamein, Mesir, bersama dengan perwakilan dari sebagian besar faksi politik Palestina.

Upaya rekonsiliasi terbaru bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara pemerintah paralel Hamas di Jalur Gaza yang diblokade dan Otoritas Palestina yang dikendalikan oleh gerakan Fatah Abbas – yang mengelola wilayah-wilayah Palestina di Tepi Barat (West Bank).

“Saya menganggap pertemuan sekretaris jenderal faksi Palestina hari ini sebagai langkah pertama dan penting dalam melanjutkan dialog kami, yang kami harap akan mencapai tujuan yang diinginkan secepat mungkin,” kata Abbas dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari IQNA.

Presiden berusia 87 tahun itu mengumumkan pembentukan sebuah komite untuk melanjutkan dialog dan mengakhiri perpecahan dan mencapai persatuan nasional Palestina.

“Kita harus kembali ke satu negara, satu sistem, satu hukum dan satu tentara yang sah,” tambah Abbas.

Sebelumnya pada hari Minggu, Haniyeh meminta Abbas untuk mengakhiri kerjasama keamanan dengan rezim Israel dan penangkapan politik, menurut peserta pertemuan tersebut.

Pemimpin Hamas itu juga mengatakan parlemen baru yang inklusif harus dibentuk atas dasar pemilihan demokratis yang bebas. []

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *