Pesan Nabi Untuk Orang yang Meninggalkan Salat

 Pesan Nabi Untuk Orang yang Meninggalkan Salat

Amalan 1 Muharram Agar Terlindung dari Marabahaya (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Nabi Muhammad Saw memberikan ancaman bagi orang yang meninggalkan salat. Sebab salat menjadi amalan yang paling pertama akan dihisab kelak saat di akhirat.

Orang yang tidak meninggalkan salat akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT. Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda,

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ افْتَرَضْتُ عَلَى أُمَّتِكَ خَمْسَ صَلَوَاتٍ وَعَهِدْتُ عِنْدِى عَهْدًا أَنَّهُ مَنْ حَافَظَ عَلَيْهِنَّ لِوَقْتِهِنَّ أَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهِنَّ فَلاَ عَهْدَ لَهُ عِنْدِى

“Allah ‘azza wa jalla berfirman, ‘Aku wajibkan bagi umatmu salat lima waktu. Aku berjanji pada diriku bahwa barangsiapa yang menjaganya pada waktunya, Aku akan memasukkannya ke dalam surga. Adapun orang yang tidak menjaganya, maka aku tidak memiliki janji padanya’.” (HR. Sunan Ibnu Majah no. 1403. Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Ibnu Majah mengatakan bahwa hadis ini hasan)

Pemisah dengan Kekufuran

Nabi Saw memberi pesan khusus bagi orang yang meninggalkan salat. Dari bekas budak Rasulullah Saw, Tsauban ra, beliau mendengar Rasulullah bersabda,

بَيْنَ العَبْدِ وَبَيْنَ الكُفْرِ وَالإِيْمَانِ الصَّلَاةُ فَإِذَا تَرَكَهَا فَقَدْ أَشْرَكَ

“Pemisah antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah salat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia telah melakukan kesyirikan.” (HR. Ath Thobariy dengan sanad shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targib wa At Tarhib no. 566)

Buraidah bin Al Hushoib Al Aslamiy berkata, “Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda,

الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah salat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Misykatul Mashobih no. 574)

Dari hadis Nabi di atas, salat wajib tidak boleh ditinggalkan, apalagi salat berjemaah. Allah SWT. juga telah memberikan keringanan kepada umat Islam untuk mengganti salat jika dalam keadaan darurat atau berhalangan.

Maka dari itu, tidak ada alasan bagi orang Islam untuk meninggalkan salat. Selain sebagai pembeda dengan kaum kafir, salat juga menjadi cara kita berkomunikasi dengan Tuhan. Wallahu’alam.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *