Cancel Preloader

Peringati Harlah NU ke-98, LAZISNU Bantul Beri Modal UMKM

 Peringati Harlah NU ke-98, LAZISNU Bantul Beri Modal UMKM

LazisNU Bantul

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Bantul menyalurkan bantuan modal usaha untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam acara peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-98 PCNU Bantul di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Imogiri, Bantul, pada Sabtu (27/02/2021) siang.

Acara ini dihadiri Anggota DPD RI Dr. H. Hilmy Muhammad, MA., Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Yogyakarta Dr. H. Fahmy Akbar Idries, MM., Rois Syuriah PCNU Bantul KH. Damanhuri, pengurus harian PCNU Bantul, perwakilan pengurus Badan Otonom (Banom), dan ketua MWC dan UpzisNU Kapanewon se-Kabupaten Bantul.

Sekretaris PCNU Bantul Ahid Mahsun Yusuf menerangkan bahwa peringatan Harlah NU ke-98 diselenggarakan dengan beberapa rangkaian acara.

“Acara pertama yakni walikutuban dan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Ahmad Zabidi Marzuqi. Lalu pertunjukan peresmian gedung BLKK PCNU Bantul. Setelah itu ada acara pentasyarufan bantuan modal usaha untuk UMKM oleh LAZISNU Bantul, dan terakhir launching website PCNU Bantul, ”terang Ahid Mahsun.

Menurut Bendahara LAZISNU Bantul Rujiyo, bantuan modal usaha yang diberikan kepada 17 pelaku UMKM binaan LAZISNU Bantul.

Masing-masing pelaku UMKM yang diberikan modal senilai dua juta rupiah. Pentasyarufan ini merupakan program penguatan ekonomi umat, sebagai salah satu perwujudan dari empat program utama LAZISNU lainnya yakni program kesehatan, pendidikan, dan sosial kebencanaan.

“Dalam pendampingan pelaku UMKM binaan ini, kita bersinegi dengan Upzis masing-masing kapanewon se-Kabupaten Bantul. Harapannya para pelaku usaha dampingan LAZISNU bisa lebih mengembangkan usahanya, ”ungkap Rujiyo.

Selain memberikan bantuan modal untuk pelakum UMKM, LAZISNU Bantul juga memberikan bantuan pembangunan gedung Muslimat PCNU Bantul sejumlah Rp50.000.000, -.

Rujiyo kembali menyatakan pentasayarufan untuk modal usaha UMKM itu dananya bersumber dari zakt dan infak para donatur. Sedangkan pentasyarufan bantuan pembangunan gedung Muslimat Bantul sejumlah puluh juta rupiah bersumber dari Kotak Infak (KOIN) yang kami himpun dari masing-masing kapanewon se-Kabupaten Bantul.

 

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 × 3 =