Penyuluh Agama Islam Gelar Kegiatan Amal untuk Korban Semeru

 Penyuluh Agama Islam Gelar Kegiatan Amal untuk Korban Semeru

Penyuluh Agama Islam Gelar Kegiatan Amal untuk Korban Semeru (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Lumajang — Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan amal yang dikhususkan kepada korban letusan Gunung Semeru. Seperti yang diketahui, pada Sabtu 4 November 2021 lalu, Gunung Semeru mengeluarkan erupsi yang memaksa warga harus mengungsi.

Tim yang dipimpin Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Lumajang, Sriwanti Yusuf tiba di Desa Curah Kobokan, Minggu (5/12/21) pagi untuk menyalurkan bantuan perangkat kesehatan dan kebutuhan pokok untuk para pengungsi.

“Kami berangkat malam hari. Bersama beberapa tim. Ada juga tenaga kesehatan,” ungkap Wanti melalui keterangannya dilansir dari laman resmi Kementerian Agama, Selasa (7/12/2021).

Wanti melakukan pendataan, bersama tim. “Baru dua desa di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo dan Kajar Kuning, Kecamatan Candipuro,” tambahnya.

Wanti yang juga Bendahara Pokjaluh Nasional ini juga membagikan masker untuk melindungi warga dari debu erupsi Semeru sekaligus mengurangi penyebaran pandemi Covid-19.

“Masker ini harus dipakai sebagai pelindung dari debu erupsi Semeru dan Covid-19,” tambahnya.

“Tim kesehatan kita juga sedang melakukan serangkaian pemeriksaan. Kondisinya sangat butuh bantuan baik materi, psikis, maupun kesehatan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan Penyuluh Agama Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag, Amirullah saat dikonfirmasi memberikan apresiasi terhadap gerak cepat Penyuluh Agama Islam di Lumajang.

“Luar biasa, Penyuluh Agama Islam terus bergerak. Semoga kawan-kawan sehat di lokasi. Ayo bersama ringankan beban saudara kita terdampak erupsi Gunung Semeru dengan doa dan bantuan nyata,” harap pria yang akrab disapa Bang Amir.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *