Pengakuan Mahasiswi di India Dilarang Masuk Kelas karena Berhijab

 Pengakuan Mahasiswi di India Dilarang Masuk Kelas karena Berhijab

Pengakuan Mahasiswi di India Dilarang Masuk Kelas Karena Berhijab (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Mahasiswi Muslim di India tidak diizinkan untuk memasuki kelas oleh dosennya lantaran mereka mengenakan jilbab. Seorang mahasiswi bernama AH Almas, 18, dan dua temannya tidak diperbolehkan untuk mengikuti pelajaran. Ia disuruh keluar dari kelas. Kejadian tersebut berlangsung pada Desember yang lalu.

“Ketika kami tiba di pintu kelas, dosen mengatakan kami tidak bisa masuk dengan hijab,” kata Almas. Saat dimintai keterangan Al Jazeera, dikutip Rabu (19/1/2022).

Sejak itu, sekelompok enam mahasiswi Muslim di sebuah perguruan tinggi wanita yang dikelola pemerintah di distrik Udupi di negara bagian Karnataka India di selatan dipaksa. Untuk duduk di luar kelas karena administrasi perguruan tinggi menuduh mereka melanggar aturan karena jilbab bukan bagian dari seragam.

Tetapi para mahasiswi itu mengatakan kepada Al Jazeera bahwa jilbab adalah bagian dari iman. Mempraktikkannya adalah hak yang dijamin oleh hukum.

Para mahasiswa itu telah ditandai absen dari kelas mereka sejak 31 Desember. Namun mereka mengatakan bahwa mereka akan berangkat ke kampus setiap hari.

“Kami tidak akan mengalah, tidak mungkin,” kata Aliya Assadi, yang merupakan bagian dari kelompok itu kepada Al Jazeera.

Sebuah foto mahasiswi berjilbab dan seragam kampus sambil duduk di tangga di luar kelas mereka telah viral di media sosial..

Akibat protes mereka telah mengganggu administrasi perguruan tinggi. “Kami mencoba menolak tetapi rektor serta dosen mengancam kami bahwa mereka akan mengeluarkan kami,” kata Muskan Zainab, mahasiswa lain.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *