Cancel Preloader

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama, UE Minta Israel Memfasilitasi

 Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama, UE Minta Israel Memfasilitasi

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama (Ilust/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Rencana Palestina mengadakan pemilu pertama sejak 15 tahun lalu, mendapat sambutan baik dari pimpinan Uni Eropa (UE). Rencana pemilu ini muncul setelah para pemimpin Palestina baru-baru ini berjanji akan menggelar pemilu.

Namun, dalam pemilu Palestina kali ini, UE meminta Israel agar memfasilitasi pelaksanaan pemilu tersebut. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Menteri Luar Negeri UE dalam keterangan persnya.

UE menilai rencana pemilu Palestina disebut sebagai kemajuan besar. Untuk itu dirinya menyambut baik rencana pemilu kali ini.

“Ini adalah perkembangan yang disambut baik,” kata jubir Menlu UE dilansir dari Sindonews, Senin (18/1/2021).

Untuk itu, dirinya mengaku siap untuk bekerja sama dengan pihak-pihak terkait agar proses pemilu segera dilakukan.

“Dan (kami) mendesak Israel untuk memfasilitasi penyelenggaraan pemilu ini di seluruh wilayah Palestina,” sambungnya.

Sebelumnya, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, telah mengumumkan pemilihan parlemen dan presiden dalam upaya untuk mengakhiri perpecahan internal yang berkepanjangan.

Keputusan itu juga terjadi beberapa hari sebelum pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, di mana Palestina ingin mengatur ulang hubungan setelah mereka mencapai titik terendah di bawah Donald Trump.

Menurut keputusan yang dikeluarkan oleh kantor Abbas pada hari Jumat, Otoritas Palestina (PA), yang memiliki pemerintahan sendiri yang terbatas di Tepi Barat yang diduduki Israel, akan mengadakan pemilihan legislatif pada 22 Mei dan pemilihan presiden pada 31 Juli.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

sixteen + 9 =