Nyesek! Nasib 150.000 Guru Ngaji Tanpa Pemasukan Selama Pandemi

 Nyesek! Nasib 150.000 Guru Ngaji Tanpa Pemasukan Selama Pandemi

Nyesek! Nasib 150.000 Guru Ngaji Tanpa Pemasukan Selama Pandemi

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengungkapkan sebanyak 150 ribu guru ngaji yang terdampak Covid-19 tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Selama masa pandemi banyak guru ngaji yang tidak memiliki pemasukan sama sekali.

Oleh karena itu, BKPRMI meminta agar Kementerian Agama memberikan perhatian kepada para guru ngaji. Menurut pihak BKPRMI guru ngaji selama ini telah mendedikasikan waktunya dan secara istiqamah membina generasi Qurani di Indonesia.

“Ayo kita bantu ustadz-ustadzah dan guru mengaji yang selama ini dengan ikhlas mengajarkan baca tulis Alquran kepada anak-anak kita santri-santri BKPRMI,” kata Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus,dalam keterangan tertulisnya, dikutip Hidayatuna.com, Jumat (19/6/20).

Said menambahkan bahwa banyak di antra guru ngaji yang tidak memiliki penghasilan sama sekali selama masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung kurang lebih empat bulan.

BKPMRI pemerintah dapat mengaktifkan kembali aktivitas madrasah dan jug ataman pendidikan Al-Quran memasuki era new normal ini agar anak-anak dapat kembali menimba ilmu agama dan para ustadz-ustadzah dapat kembali mendidik para generasi Qurani di seluruh Indonesia.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

15 − thirteen =