Nilai-nilai Islami dalam Kue Klepon yang Jarang Diketahui

 Nilai-nilai Islami dalam Kue Klepon yang Jarang Diketahui

Nilai-nilai Islami dalam Kue Klepon yang Jarang Diketahui

HIDAYATUNA.COM – Beberapa hari ini ramai tentang kue klepon yang menurut seorang bernama Abu Ikhwan Aziz makanan ini tidak islami.

Allah SWT telah berfirman di dalam al-Quran terkait dengan perintah agar kita memakan makanan yang baik dan halal :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (al-Baqarah : 172)

Terdapat sebuah kaidah fikih yang dapat kita gunakan terkait dengan pembahasan ini, kaidah fiqih tersebut adalah :

اَلْأَصْلُ فِي الْأَشْيَاءِ الإِبَاحَةُ حَتَّى يَدُلُّ الدَلِيْل عَلَى التَّحْرِيْم

“Hukum asal sesuatu itu mubah (boleh) sehingga ada dalil yang mengharamkanya”

Karenanya segala jenis makanana dan minuman pada dasarnya hukumnya mubah, sampai ada hal yang membut makanan tersebut menjadi haram. Misalnya karena unsur babi, anjing atau hal yang memabukkan.

Terkait klepon, makanan tradisional khas nusantara ini terbuat dari tepung ketan dan sagu yang diisi dengan gula jawa serta ditaburi kelapa dan jelas tidak ada unsur yang membuat kue ini dikatakan haram.

Karenanya dapat disimpulkan bahwa kue klepon hukumnya boleh dan halal. dan halal dalam islam dibagi menjadi 2 :

  1. Halal Fi Dzatihi
  2. Halal Fi Sifatihi

Halal Li Dzatihi adalah halal dalam dzatnya, atau dalam makanan tersebut tidak ada kandungan yang mengharamkannya.

Sedangkan Halal Fi Sifatihi artinya makana tersebut di dapatkan dengan cara yang halal. Karenanya klepon bisa haram jika cara mendapatkanya salah misalnya dari mencuri.

Nilai-nilai islami dalam Kue Klepon :

  1. Mengajarkan kesederhanaan karena terbuat dari bahan yang sederhana yaitu parutan kelapa, gula juga tepung ketan.
  2. Klepon berwarna hijau yang merupakan simbol kesejahteraan dan kesuburan.
  3. Ketika kita memakan klepon kita harus memakannya dengan mulut tertutup rapat (karena ada gula jawa cair di dalamnya), artinya kita diajarkan untuk sopan santun saat makan tidak berbicara sebagaimana akhlak Rasulullah SAW.

Sumber : Gus Husnul Haq ( PP Mambaul Maarif Tulungagung)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

16 − 1 =