humor

Ngopi Bareng Pimpinan

Sepulang kontrol lapangan, berdua singgah di warung kopi. Sambil menunggu kopi pesanan keduanya saling bercerita bagi pengalaman.

Asst : Bos, aku ada pengalaman perjalananku ke luar negeri.

Bos : Emang pernah kau ke luar negeri, Ya coba kau ceritakan.

Asst : Nggak jauh-jauh memang perjalananku, seputar Asianya bos.

Tkg Warung : Ini kopinya pak, silahkan dinikmati.

Bos : Trus kemana aja rupanya kau, dan apa yang kau lihat dan nikmati.

Asst : Ke Hongkong ya sama aja seperti Jakarta, Ke Macao lihat-lihat permainan Kasino Judi, ternyata sangat rame, ingin ikut main tapi takut kalah, nggk ada pulak nanti ongkos pulang.

Bos : Ah…banyak kali cerita kau.

Asst : Betul bos…akhirnya aku lanjutkan perjalanan ke pegunungan Himalaya, indah bos. Terakhir aku penasaran untuk ke India. Pengen liat Markas Bollywood…Ceweknya kan cantik-cantik. Waktu itu hari Sabtu, ternyata ada di suatu tempat yang namanya Pasar Khusus. Jadi aku pergi ke tempat tersebut. Pasarnya Cukup luas sebesar Kualanamu lah bos.

Bos : Sudah mulai nggak benar ini ceritamu, minum dulu kopimu itu…lanjutkan.

Asst : Ku telusuri pasar itu bos, aku cukup kaget ternyata ada orang yang tukang jual pisang aneh

Bos : Pisang kan sama aja dimana-mana, cuma namanya aja beda-beda.

Asst : Ini pisangnya luar biasa bos, baru pertama kali seumur hidupku lihat pisang sebesar tugu Monas satu buah.

Bos : Bah, ido ate, perlu juga itu dilihat bah.

Asst : Kalau bos punya pengalaman ke luar negeri nggak, jangan kalah lah bos dengan awak ni.

Bos : Kalau aku lebih seru lagi. Perjalananku ke Eropa. Ke Swiss lihat markas Palang Merah, Ke Finlandia main Sky, ke Itali lihat menara Pisa. Terakhir aku ke Prancis, singgah di Paris, kata orang kalau belum ke Eifel itu belum ke Prancis..

Baca Juga :  Kopi Demokratis

Asst : Selfie-selfie juga bos di sana.

Bos : Iyalah. Tapi yang tidak bisa dilupa walaupun dah maju ternyata ada juga pasar khusus di Prancis. Sewaktu aku di Paris orang-orang bilang jangan lewatkan kesempatanmu lihat pasar itu kalau ke Prancis karena hanya 2 minggu sekali. Akhirnya aku pergi ke pasar tersebut.

Asst : Apa yang bos lihat rupanya.

Bos : Pasarnya jauh lebih besar dari Bandara Kualanamu. Canggih juga pasarnya ada di sewakan teropong untuk lihat yang jauh. Ternyata ada 1 tempat jualan yang pajangannya lebih setinggi tugu Monas, di situ ku lihatlah ada belanga sebesar lapangan bola di gantung. Aku kaget, apa ini benar. Kudekati tempat jualan itu , bah toho do hape (ternyata benar). Baru kali itu juga aku lihat belanga sebesar lapangan bola.

Asst : Rasa penasarannya menjadi-jadi, lalu bertanya. Bos jadi untuk apa orang Prancis buat belanga sebesar itu.

Bos : Bah…nggak tahu rupanya kau…ya itu untuk menggoreng pisang sebesar Monas yang kau lihat di India itu..????.Tertawa berdua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close