Kisah

Ngeri! Kisah Gus Maksum, Ditusuk Pakai Keris Usai Ceramah

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Kasus penusukan yang menimpa ulama besar Syekh Ali Jaber di Lampung, mengingatkan kasus serupa yang pernah dialami KH Maksum. Gus Maksum ditusuk keris seusai ceramah.

Gus Maksum adalah salah satu tokoh ulama terkenal asal Kediri. Ia dikenal sebagai Kiai yang sakti dan memiliki ilmu kekebalan.

Namun upaya penusukan terhadap Gus Maksum ini berhasil digagalkan. Dengan sigap Gus Maksum menendang pelaku percobaan pembunuhan itu hingga terpelanting.

Akibat insiden itu, Gus Maksum tidak mengalami luka. Hanya bajunya sedikit robek akibat terkena keris.

Kisah Gus Maksum ditusuk menggunakan keris usai mengisi ceramah pengajian ini diceritakan oleh pengguna media sosial Twitter bernama Zia UI Haq, dengan nama akunnya @ziatuwel.

“Gus Maksum turun panggung. Seseorang menusuk beliau pakai keris. Langsung beliau tendang sampai dia terpelanting ke got. Beliau? Cuma robek bajunya,” tulisnya dikutip Hidayatuna.com, Selasa (15/9/2020).

Kisah kesaktian Gus Maksum juga mashur saat dulu menghadapi orang-orang PKI.

Dilansir dari Tabloid Jawa Timur, ketika Gus Maksum menjabat sebagai Komando Penumpasan PKI dan antek-anteknya di wilayah Kediri dan sekitarnya terdapat kisah menakjubkan.

Salah satu kisah yang menunjukan karomah Gus Maksum adalah ketika bentrok dengan orang-orang PKI di alun-alun Kediri. Gus Maksum muda mampu mengalahkan belasan orang-orang PKI sendirian.

“Setiap bacokan senjata tidak pernah bisa mengenai tubuhnya. Senjata lawan selalu berhenti jarak satu kilan. Kalaupun mengenai tubuhnya, senjata-senjata itu tak ada satupun melukainya,” tulis laporan tersebut.

Dalam pertarungan itu, Gus Maksum tak hanya memakai olah kanuragan, tapi juga olah batinnya. Gus Maksum juga dikenal dengan penampilan nyentriknya karena berambut gondrong, jenggot dan kumis panjang.

Dia juga bersarung setinggi lutut, memakai bakiyak, berpakaian seadanya, dan tidak makan nasi. Sikapnya tegas. Karena itulah namanya banyak digandrungi anak-anak muda NU. (Hidayatuna/MK)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close