Mutiara Hikmah Gus Ghofur: Masa Depan Adalah Rahasia Allah

 Mutiara Hikmah Gus Ghofur: Masa Depan Adalah Rahasia Allah

Gus Ghofur (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Al-Anwar 3 Sarang-Rembang, Jawa Tengah, KH Abdul Ghofur Maimoen atau Gus Ghofur menyampaikan mutiara hikmah. Tentang alasan mengapa seseorang tidak boleh seenaknya sendiri sombong kepada orang lain. Sebab kata dia, masa depan adalah rahasia Allah SWT.

Gus Ghofur menjelaskan salah satu alasan kenapa kita tidak boleh sombong kepada para pendosa adalah karena kita tidak tahu akan seperti apa masa depan dia. “Boleh jadi, beberapa waktu ke depan dia justru jauh lebih mulia daripada kita,” ungkap Gus Ghofur melalui unggahan di akun Facebook pribadinya Jumat (15/10/2021).

Ia mengatakan masa depan adalah rahasia Allah SWT. “Tak satu pun yang tahu kecuali Dia sendiri,” ujar putra kelima Syaikhina KH. Maimoen Zubair dari istri kedua, Ibu Nyai HJ Masthi’ah.

Dalam hal ini, lanjut Gus Ghofur, Syekh Muhammad Ramaḍān Al Būṭī dalam Syarḥ Al Ḥikam mengutip QS. Asy Syūrā/42: 13 telah menjelaskannya :

الله يجتبي إليه من يشاء ويهدي إليه من ينيب

“Allah memilih orang yang Dia kehendaki pada (agama)-Nya dan memberi petunjuk pada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya).”

Pria yang menyelesaikan studi doktoral di Universitas Al-Azhar Mesir itu menguraikan. Pada penggalan pertama, Allah SWT menjelaskan mengenai sejumlah orang yang Dia kehendaki untuk menjadi orang-orang pilihannya.

“Tidak ada yang dapat mendikte kehendak Tuhan. Boleh jadi, Dia justru memilih dari kalangan para pendosa,” jelasnya.

Sementara penggalan kedua berbicara mengenai apa yang lazim terjadi, yakni Allah SWT akan memberi petunjuk kepada mereka yang berkeinginan kembali kepada-Nya.

Hal ini juga berkaitan dengan kewajiban—terutama kepada para ulama—agar terus memberi harapan, bahwa siapapun bisa menjadi kekasih Allah, termasuk para pendosa.

“Jangan ada di antara kita yang jatuh dalam kubangan putus asa. Tanamkan terus menerus pada diri kita, bahwa kita semua bisa menjadi orang baik-baik,” tandasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

three × four =