Cancel Preloader

Muslim Kashmir Gotong Royong Bantu Kremasi Jasad Warga

 Muslim Kashmir Gotong Royong Bantu Kremasi Jasad Warga
Digiqole ad


HIDAYATUNA.COM, Bandipora – Keharmonisan agama di Distrik Bandipora, Kashmir Utara tampak terjalin sangat baik sekali ketika para muslim di distrik tersebut ikut bergotong royong membantu mengkremasi jasad seorang wanita Pandit Kashmir yang baru baru ini meninggal.

Para muslim di Kashmir ikut membantu kremasi menyusul adanya kebijakan lockdown karena wabah virus Corona.

Dilansir dari Republika, sejumlah Muslim termasuk perempuannya berkumpul di desa Kuloosa, Bandipora dan membantu proses kremasi.

Bahkan para perempuan muslim di wilayah itu pun berkabung dengan kematian wanita Pandit Kashmir yakni Rani Bhat.

Seorang muslim di Kuloosa, Abdul Rehman mengatakan hal itu dilakukan karena selama bertahun-tahun umat Muslim di sana memiliki berhubungan yang sagat dekat dengan kelompok Pandit Kashmir.

“Adalah tugas kami untuk membantu tetangga terlepas dari agama mereka,” kata Abdul Rehman dikutip Jumat (5/6/2020).

Ia mengaku, setelah mendengar kabar kematian sang tetangga, warga muslim di kampung tersebut langsung melakukan pengaturan khusus agar bisa membantu melaksanakan ritual terakhir.

“Umat Muslim juga membantu mengumpulkan kayu bakar untuk membantu keluarga yang berduka melakukan kremasi,” sambungnya.

Rehman pun menjelaskam tentang bagaimana hubungan muslim dan Kashmir Pandit di Kuloosa terjalin begitu erat selama bertahun-tahun.   

Menurut dia, dengan menjaga norma sosial,  mereka mendatangi keluarga yang berduka. Satu per satu menyatakan belasungkawa. Muslim membantu mereka hari ini dan telah membantu mereka. Begitupun mereka juga telah membantu Muslim berabad-abad.  

“Kami akan selalu membantu mereka dan selalu hidup bersama mereka, dan menjaga tradisi untuk keharmonisan komunal tetap utuh,” kata Rehman.  

Umat Muslim berkumpul di rumah duka dengan menjalankan protokol kesehatan menjaga jarak sosial dan membantu keluarga yang berduka mengantarkan jenazah ke tempat kremasi.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

12 + 10 =