Muslim AS Bersyukur Masih Bisa ke Masjid dengan Prokes

 Muslim AS Bersyukur Masih Bisa ke Masjid dengan Prokes

Diskriminasi Muslim Australia (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Virginia – Puasa Ramadhan 2021 kali terasa menjadi berkah tersendiri bagi umat muslim di AS. Hal ini lantaran mereka diperbolehkan pergi ke masjid, meskipun harus menerapkan standar protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan.

Antara lain seperi memakai masker, mengecek suhu, dan membatasi jumlah jamaah. Meski demikian sejumlah aturan tersebut tak menjadi soal bagi muslim AS. Sebaliknya, umat Islam AS justru masih merasa bersyukur masih diperbolehkan ibadah di masjid selama Ramadhan.

Hal itu disampaikan ketua masjid di Alexandria, Virginia, Amir Mohammed. “Ramadhan masih sedikit berbeda tahun ini. Meskipun ada pembatasan, namun itu tetap berkah,” ungkapnya dilansir daru Voice of America, Selasa (27/4/2021).

Bulan Ramadhan merupakan bulan ke-9 dalam penanggalan kalender Islam yakni Hijriah. Di mana pada setiap bulan Ramadhan seluruh umat Islam di dunia yang sudah dewasa diwajibkan berpuasa.

Mulai dari fajar hingga matahari terbenam, para umat Islam harus bisa menahan diri dari godaan makanan, minuman, merokok, dan melakukan hubungan seksual.

Direktur penjangkauan di Dar Al-Hijrah Islamic Center di Falls Church, Virginia, Imam Naeem Baig memberikan komentar serupa. Ia merasa sangat senang dan bersyukur karena masjid mereka sudah dibuka.

“Saya sangat senang bisa kembali ke masjid bersama saudara-saudari,” kata Imam Khalid Griggs, dari Masjid Komunitas Winston Salem, di Carolina Utara. “Jika Allah (Tuhan) ingin mengambil jiwaku sekarang, aku akan merasa lengkap.”

Oleh karena itu, masjid dan kelompok pengabdian muslim sudah mulai melakukan kegiatan amal dengan social distancing, termasuk mengemas kotak berisi sembako bagi yang membutuhkan.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

two + 16 =