Tokoh Muslim

Mohammad Ahsan, Sosok Juara Dunia Yang Taat Beribadah

HIDAYATUNA.COM – Menjadi Atlet bukanlah halangan untuk teguh menjalankan syariat agama. Mungkin itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan Juara Dunia Bulutangkis Mohammad Ahsan.

Meraih berbagai prestasi tingkat dunia hinga tiga kali meraih juara dunia, ternyata tidak membuatnya lupa dengan ajaran agama.

Bahkan beberapa tahun belakangan dirinya terlihat semakin mantap mengamalkan ajaran islam saat bertanding di lapangan.

Sebelumnya pada tahun 2016 Ahsan kerap tampil dalam pertandingan dengan mengenakan legging hingga menutupi bagian lututnya. Hal tersebut kemudian menyita perhatian masyarakat Indonesia karena atlet bulutangkis pada umumnya mengenakan celana pendek di atas lutut.

Gaya berpenampilan itu pun secara konsisten dipakai oleh Ahsan mulai tahun 2017. Pada saat itu, diketahui Ahsan mulai serius untuk berusaha mengamalkan syariat Islam dan konsisten menutupi auratnya termasuk ketika tengah bertanding.

“Saya hanya berusaha menerapkan ajaran agama saya, yakni agama Islam semampu yang saya bisa. Semuanya mengalir begitu saja. Jika perilaku saya di tengah lapangan kemudian menjadi viral di media sosial, saya tidak memikirkannya,” jelas Ahsan, dikutip hidayatuna.com Jumat (17/7/20).

“Saya lebih mantap dan memutuskan untuk memakai legging (menutup) aurat usai melakukan umrah awal tahun 2017,” lanjut Ahsan.

Minum Sambil Duduk

Tidak hanya itu, Ahsan juga berusaha mempraktikan ajaran Islam lainnya di lapangan seperti tidak minum sambil berdiri ketika jeda pertandingan.

Hal tersebut sebelumnya juga sempat menuai kritikan di media sosial ketika Ahsan duduk dan minum sedangkan pasangan duetnya Hendra Setiawan berdiri.

Berbagai komentar dilayangkan netizen di antaranya mengatakan bahwa sikap Ahsan kurang menghormati pasangan duetnya di lapangan yang minum sambil berdiri.

Namun lambat laun, masyarakat pun tau apa yang dilakukan Ahsan semata-mata adalah demi menjalankan syariat Islam ketika dirinya juga menyalami wasit perempuan dengan tanpa berjabat tangan.

Baca Juga :  Pendapat-pendapat Sayyidina Umar yang Diabadikan dalam Al-Qur’an

Ahsan juga menceritakan bahwa keyakinannya semakin mantap untuk mengamalkan ajaran Islam ketika dirinya mengikuti forum-forum kajian dan juga banyak membaca buku agama.

“Saya ikut pengajian di masjid dekat rumah, selain itu saya juga menambah pengetahuan dari membaca, baik dari buku-buku Islami ataupun artikel Islami di internet,” terangnya

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close