Metode Hisab Menentukan Bulan Puasa adalah Sebagai Penguat

 Metode Hisab Menentukan Bulan Puasa adalah Sebagai Penguat

Metode Hisab Menentukan Bulan Puasa Adalah Sebagai Penguat (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah memiliki metode masing-masing dalam menentukan bulan Ramadan dan Syawal. NU menyandarkan diri pada metode rukyatul hilal sedangkan Muhammadiyah masih menggunakan metode hisab.

Kedua organisasi terbesar di Indonesia tersebut, jika dilihat dari metode yang digunakan, jelas memiliki perbedaan. NU memiliki keputusan akhir pada rukyatul hilal yang tidak meninggalkan perhitungan hisab. Muhammadiyah untuk menentukannya keputusan akhir hanya menggunakan metode hisab.

Dilansir dari NU Online, Senin (14/02), ahli ilmu falak, KH Ahmad Ghazalie Masroeri menjelaskan. Metode hisab dalam menentukan munculnya hilal masih bersifat prediktif. Sebab itu harus disempurnakan melalui metode rukyatul hilal, yaitu observasi atau penglihatan langsung.

“Kami di NU juga melakukan hisab, kami mempunyai data-data hasil hisab itu. Tapi hasil perhitungan ilmiah itu tetap harus diperkuat melalui pantauan langsung,” kata Kiai Ghazalie Masroeri.

Bahkan dalam kesempatan itu, Kiai Ghazalie menegaskan bahwa dalam penentuan awal bulan hijriah, NU menggabungkan antara ahli astronomi, ahli hisab, dan ahli fiqih. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa persoalan penentuan bulan hijriah bukan hanya soal keilmiahaan saja, tetapi juga persoalan agama.

“Teknologi yang dikembangkan kami ialah Nahdlatul Ulama Mobile Observatory atau NUMO di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan peralatan yang sangat canggih dan modern,” sambungnya.

Dalam setiap sidang itsbat di kantor Kementerian Agama, atau dimana saja, Kiai Ghazalie selalu mendapatkan kesempatan menyampaikan argumentasinya. Argumentasi itu terkait penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri untuk menghindari perbedaan.

Dia adalah simbol rukyatul hilal yang menjadi kriteria utama NU dalam penentuan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *