Cancel Preloader

Mengucapkan ‘Selamat Jumat Berkah’ Pada Teman

 Mengucapkan ‘Selamat Jumat Berkah’ Pada Teman

Silaturahmi dulu, kini dan sekarang (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Mengucapkan teman dengan ucapan ‘selamat Jumat berkah’ dan sejenisnya di hari Jumat hukumnya boleh. Dalam Islam, hari Jumat merupakan sayyidul ayyam dan hari raya bagi kaum muslim sehingga tidak masalah jika kita menyambutnya dengan gembira melalui ucapan selamat dan lainnya.

Mengucapkan ‘selamat Jumat berkah’ atau doa yang tidak datang langsung dari Nabi Saw hukumnya tidak dilarang secara syara’. Hal itu termasuk hal-hal yang mubah dilakukan dalam agama kita jika di dalamnya tidak ada yang bertentangan dengan syariat.

Dalam setiap doa, dilansir dari Republika.co.id, tidak disyaratkan harus datang langsung dari Nabi Saw. Bahkan doa datang melalui Alquran dan sunah Nabi Saw secara mutlak, tanpa batasan. Allah berfirman:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Dari ayat tersebut sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa tidak masalah mengucapkan ‘selamat Jumat berkah’ atau doa dengan bentuk ucapan apa saja. Bahkan jika mengkhususkannya dengan waktu dan hari tertentu, tidak masalah.

Tidak boleh pula menilai itu sebagai bid’ah dan haram karena itu masih berada dalam cakupan doa yang umum. Termasuk bagian doa kepada orang lain adalah mengucapkan ‘selamat Jumat berkah’ atau ‘Jumat Baik’. Itu dimaksudkan agar dia diberkahi di hari Jumat, selain itu hari Jumat juga memang merupakan hari yang diberkahi.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

two × two =