Cancel Preloader

Mengenang Perjalanan Spiritual Didi Kempot

 Mengenang Perjalanan Spiritual Didi Kempot

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Didi Kempot meninggal pada Selasa (5/5) pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. The Godfather of Broken Heart ini menghembuskan napas terakhir pada usia 53 tahun.

Semasa hidupnya Didi Kempot dikenal sebagai legendaris campursari. Sosoknya telah menciptakan banyak lagu.

Nama Didi Kempot sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia campursari. Beragam penghargaan telah ditorehkan dalam setiap karyanya. Didi Kempot kini dikenal luas di semua kalangan.

Didi Kempot berada di puncak karier sebelum meninggalkan dunia. Ia juga memiliki fans fanatik yang menyebut dirinya sadboy, sadgirl, dan sobat ambyar.

Didi Kempot semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang dermawan dan religius. Lalu bagaimana perjalanan spiritual sang maestro campursari ini?

Perjalanan Spiritual Sang Maestro

Didi Kempot yang memiliki nama lengkap Dionisius Prasetyo ini awalnya penganut Kristen. Beliau lahir dari keluarga seniman.

Banyak kabar simpang siur mengenai perjalanan spiritual Didi Kempot. Dilansir dari Republika, Didi Kempot mualaf tahun 1997 ketika menikah dengan Yan Vellia.

Namun kabar tersebut dibantah langsung oleh saudara kandung Didi Kempot, Liliek. Ia menyatakan kabar tersebut tidak benar dan adiknya itu sudah Islam sejak lahir, termasuk dirinya dan saudara-saudaranya.

Beberapa bulan terakhir sebelum sedha, Didi Kempot dekat dengan Gus Miftah. Melalui unggahan Instagram milik Gus Miftah, ia membagikan pembicaraannya dengan Didi Kempot.

Gus Miftah mengungkapkan, Didi Kempot janji untuk mengaji ke pondoknya.

Muslim yang Religius

Didi Kempot memang dikenal sebagai sosok yang baik dan dermawan. Semasa hidupnya, ia membangun masjid untuk istrinya di Ngawi. Hal ini diungkapkan oleh rekan mendiang Blontank Poer di akun Facebooknya.

“Buat yang masih meragukan siapa Mas Didi, beliau seorang muslim yang dermawan. Dia juga membangun masjid di Ngawi, sebagai hadiah kepada istrinya,” tulis Blontank.

Beberapa bulan terakhir sebelum meninggal, Almarhum Didi Kempot dekat dan bergaul dengan para ustaz. Selain Gus Miftah, beliau juga dekat dengan Gus Karim.

Didi Kempot memiliki cita-cita yang disampaikan kepada dua rekannya. Penyanyi kelahiran 1966 ini sering meminta doa untuk dapat memberangkatkan umroh seluruh keluarganya.

Semoga Almarhum Didi Kempot mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

13 + 11 =