Mengenal Sistem Pemerintahan Negara Muslim Qatar

 Mengenal Sistem Pemerintahan Negara Muslim Qatar

Sistem pemerintahan negara muslim Qatar monarki (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Sejumlah negara muslim di dunia memiliki corak pemerintahan yang berbeda-beda. Salah satu negara muslim atau negara dengan penduduk muslim mayoritas adalah Qatar.

Lantas bagaimana dan seperti apa corak sistem pemerintahan di Qatar? Perlu diketahui negara penghasil minyak bumi terbesar ketiga dunia itu menganut sistem pemerintahan monarki absolut. Di mana raja adalah penguasa dan penentu kebijakan mutlak.

Di Qatar, keluarga kerajaan yang berkuasa adalah keluarga At-Thani. Keluarga ini memimpin sejak awal abad ke-19. Kepala pemerintahan sekaligus pembuat kebijakan mutlak disebut sebagai Emir.

Dalam menjalankan tugasnya, Emir dibantu oleh beberapa badan legislatif lainnya, yaitu Council of Minister, Advisory counsil, dan Lembaga Peradilan. Di Qatar, Emir memegang kekuasaan eksekutif dan legislatif.

“Kekuasaan emir selalu dilakukan secara turun-temurun,” tulis laporan Sindonews, Selasa (14/9/2021).

Itulah sebabanya Qatar disebut sebagai negara emirat. Secara geografis, negara ini terletak di sebuah semenanjung kecil di Jazirah Arab di Asia Barat. Satu-satunya batas darat mereka adalah Arab Saudi di selatan dan sisanya berbatasan dengan Teluk Persia. Teluk ini juga yang memisahkan Qatar dari negara pulau Bahrain.

Dalam sejarahnya yang panjang setelah berada di bawah kekuasaan Utsmaniyah, Qatar menjadi protektorat Inggris pada awal abad ke-20.

Setelah dominasi Inggris dan Kesultanan Utsmaniyah di Qatar, akhirnya Qatar menjadi negara merdeka pada 3 September 1971. Dahulu, Inggris menguasai Qatar sebagai tempat transito kapal dagang sebelum menuju India.

Qatar kemudian memperoleh status sebagai dependen dari Inggris, kemudian status protektorat Inggris yang dihentikan pada tahun 1916.

Adapun pendiri Qatar adalah Syekh Jassim bin Mohammed Al Thani. Awal tahun 2017, total populasi Qatar mencapai 2,6 juta jiwa: 313.000 warga negara Qatar dan 2,3 juta ekspatriat.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

7 + seven =